Detail Berita

Hukum & Politik

OMB-FO Medan Perkuat Solidaritas, Sakit Dijenguk dan Duka Ditemani

Pewarta : Adil

14 Agustus 2026

10:31

OMB-FO saat jenguk dirumah sakit (foto : Istimewa)

MEDAN, enewsindo.co.id – Kepedulian terhadap sesama terus menjadi bagian penting dalam kehidupan organisasi Orahua Mado Buulolo, Fala'osa, Onombeneo (OMB-FO) di Kota Medan. Bukan sekadar wadah berkumpul, organisasi tersebut berupaya menghadirkan semangat kekeluargaan melalui kepedulian nyata kepada anggota yang tengah menghadapi persoalan kesehatan maupun kedukaan.

Komitmen itu diwujudkan melalui kunjungan pengurus OMB-FO kepada anggota marga Buulolo yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus penguatan ikatan persaudaraan antarsesama anggota.

Ketua Umum Orahua Mado Buulolo, Fala'osa, Onombeneo (OMB-FO) Kota Medan, Agustinus Buulolo, S.H., M.H., mengatakan kepedulian kepada anggota merupakan bagian dari amanah organisasi yang harus dijalankan secara konsisten.

Menurut dia, OMB-FO tidak ingin hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan seremonial. Lebih dari itu, organisasi harus mampu hadir ketika anggotanya membutuhkan dukungan.

“Sakit kita jenguk, duka kita temani. Ini merupakan amanah organisasi. Sesuai AD/ART, ketika ada saudara kita yang sakit, wajib kita kunjungi. Ketika ada yang berduka karena meninggal dunia, kita juga wajib hadir,” ujar Agustinus.

Ia menegaskan, kehadiran pengurus dan anggota saat menjenguk merupakan bentuk empati yang diharapkan mampu memberikan semangat kepada anggota yang sedang menjalani perawatan.

Agustinus juga berharap budaya saling peduli tersebut terus dipertahankan dan menjadi karakter OMB-FO. Semangat gotong royong, menurutnya, merupakan modal utama untuk menjaga organisasi tetap solid sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di antara marga Buulolo.

“Kita ingin OMB-FO menjadi salah satu contoh organisasi yang benar-benar peduli dan humanis di tengah masyarakat. Jangan sampai ada saudara kita yang menghadapi kesulitan merasa sendirian,” katanya.

Ia menambahkan, OMB-FO harus menjadi rumah bersama bagi seluruh marga Buulolo, khususnya yang berada di Kota Medan dan sekitarnya. Karena itu, setiap anggota memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian.

Kunjungan kepada anggota yang sedang dirawat di rumah sakit pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Tradisi tersebut akan terus dijaga sebagai bagian dari implementasi visi, misi, serta AD/ART organisasi.

“Mado Buulolo Hasambua, satu rasa, satu kepedulian. Semangat inilah yang harus terus kita rawat. Dengan kebersamaan, OMB-FO akan semakin kuat dan kehadirannya benar-benar dirasakan oleh seluruh keluarga besar Buulolo,” pungkas Agustinus.

Melalui gerakan sederhana tersebut, OMB-FO menunjukkan bahwa solidaritas bukan hanya slogan. Kepedulian diwujudkan dengan hadir, menguatkan dan menemani anggota dalam kondisi suka maupun duka. (*)

Tags : #organisasiMadoBuulolo #enewsindoMedan

Ikuti Kami :

Komentar