Detail Berita
Pemkab Jember Minta SD-SMP Aktifkan Palang Merah Remaja
Pewarta : Tamara
26 September 2026
11:56
Pemkab Jember minta SD-SMP aktifkan Palang Merah Remaja (foto : Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, mendorong penguatan Palang Merah Remaja (PMR) di tingkat sekolah sebagai bagian dari upaya menyiapkan kader kemanusiaan sejak usia dini.
Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah mengatakan penguatan PMR menjadi langkah penting untuk membangun regenerasi relawan sekaligus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda.
“PMR bukan hanya soal kegiatan kepalangmerahan. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kepedulian sosial, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, hidup sehat, hingga membangun semangat kerelawanan,” katanya, Jum'at, 25 September 2026 di kantornya.
Penguatan kegiatan PMR tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan. Dukungan itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 400.3.5.1/5004/35.09.310/2026 tertanggal 22 September 2026.
Melalui surat tersebut, seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Jember diminta membentuk maupun mengaktifkan kembali kegiatan ekstrakurikuler PMR.
Untuk jenjang SD diarahkan mengembangkan PMR Mula, sedangkan SMP diarahkan mengaktifkan PMR Madya.
Zainollah mengatakan keberadaan PMR di sekolah menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkenalkan kegiatan kemanusiaan kepada anak-anak sekaligus membangun kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar.
“Anak-anak dikenalkan dengan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini. Harapannya, ketika mereka tumbuh menjadi remaja dan dewasa, semangat menolong sesama, kerelawanan dan kepedulian sosial sudah menjadi bagian dari karakter mereka,” ujarnya.
Menurut dia, kaderisasi melalui sekolah diperlukan untuk menjaga keberlanjutan gerakan kemanusiaan di Kabupaten Jember. Generasi muda yang mendapatkan pembinaan sejak dini diharapkan dapat melanjutkan berbagai kegiatan kerelawanan ketika memasuki usia remaja dan dewasa.
Sekolah yang belum memiliki PMR diminta membentuk kegiatan tersebut. Sementara sekolah yang telah memiliki PMR tetapi tidak aktif didorong untuk menghidupkan kembali organisasi dan kegiatan kepalangmerahan di lingkungan sekolah.
PMI Kabupaten Jember, kata Zainollah, siap memberikan pendampingan kepada sekolah melalui pembinaan dan pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
“Kami siap mendukung sekolah-sekolah yang akan mengaktifkan maupun membentuk PMR melalui pembinaan dan pengembangan kegiatan kepalangmerahan,” katanya.
Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Jember terhadap pengembangan PMR karena kebijakan tersebut dinilai dapat memperluas basis kader kemanusiaan di lingkungan pendidikan.
“Ini momentum yang sangat baik. Kami berterima kasih kepada Pemkab Jember, khususnya Gus Bupati Fawait dan Dinas Pendidikan, karena memberikan perhatian terhadap pengembangan PMR. Dari sekolah inilah kader-kader kemanusiaan dapat dipersiapkan sejak dini,” pungkasnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Kapolres Nias Selatan Ajak Warga Gotong Royong Benahi Jembatan Demba
26 September 2026
12:46
Hukum & Politik
Pemkab Jember Minta SD-SMP Aktifkan Palang Merah Remaja
26 September 2026
11:56
Hukum & Politik
Polantas Bertransformasi, Layanan Tilang hingga SIM Kini Makin Digital
25 September 2026
23:02
Hukum & Politik
Kasus ISPA Jember Alami Peningkatan, Dispendik Imbau Siswa Maskeran
25 September 2026
17:43
Hiburan
Sisa Beberapa Hari Lagi Berlangsung, Pekan Raya Pasuruan Digelar
25 September 2026
17:25