Detail Berita
TMMD ke-129 Sampang Resmi Ditutup, Jalan Desa hingga Air Bersih Jadi Warisan untuk Warga
Pewarta : Ahmad
13 Agustus 2026
19:23
Upacara penutupan TMMD ke - 129 di Sampang (foto : Ahmad)
SAMPANG, enewsindo.co.id – Semangat gotong royong mewarnai penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Sampang, Kamis (13/8/2026).
Setelah sebulan penuh menggarap berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, rangkaian TMMD resmi ditutup dalam upacara yang digelar di Lapangan Masjid An Nindhita, Jalan Raya Jrengik, Kecamatan Jrengik.
Upacara penutupan dipimpin Kolonel (Mar) Kurniawan Basuki Cahyono Putra, Perwira LO TNI AL Kodam V/Brawijaya. Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya program terpadu TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program tersebut tak hanya menyasar pembangunan fisik. Pemberdayaan masyarakat dan penguatan wawasan kebangsaan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD.
Dalam amanatnya, Kurniawan menegaskan, TMMD bukan sebatas membangun jalan, rumah maupun fasilitas umum. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat persatuan serta ketahanan nasional yang dimulai dari lingkungan desa.
“TMMD merupakan momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembangunan yang dilakukan harus memberikan manfaat dan terus dirawat sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Berbagai sasaran fisik berhasil dituntaskan selama pelaksanaan TMMD di Sampang. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 486 meter dengan lebar 5 meter dan ketebalan 17 sentimeter.
Selain itu, dilakukan pengeboran sumber air dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pembuatan tandon serta pipanisasi. Program lainnya berupa renovasi satu unit Puskesmas Pembantu (Pustu) dan rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) juga turut direalisasikan melalui pembangunan empat unit tandon mini. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam penyediaan air bersih.
Tak kalah penting, TMMD juga menyentuh sisi sosial. Sejumlah kegiatan nonfisik digelar, mulai pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, sunatan massal, pengolahan makanan, karya bakti di pondok pesantren, penanaman pohon hingga pemberdayaan masyarakat.
Penutupan TMMD turut dirangkaikan dengan penyerahan hasil pembangunan kepada pemerintah daerah. Ramah tamah bersama masyarakat menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan sekaligus simbol bahwa berakhirnya TMMD bukan berarti berhentinya semangat pembangunan.
Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz bersama jajaran Forkopimda, pejabat Kodam V/Brawijaya dan Korem 084/Bhaskara Jaya, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sampang turut menghadiri upacara tersebut.
Kodim 0828/Sampang berharap hasil pembangunan yang telah diwujudkan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Semangat gotong royong yang tumbuh selama TMMD juga diharapkan tetap menjadi kekuatan masyarakat dalam membangun desa.
Sebab, pembangunan sejatinya tidak berhenti ketika program selesai. Justru, dari sanalah masyarakat dan pemerintah memiliki tanggung jawab bersama untuk merawat hasil pembangunan serta melanjutkan langkah menuju desa yang lebih mandiri dan sejahtera. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Perhutani Gandeng SMK Ibrahimy 1 Sukorejo, Siswa Belajar Langsung di Kawasan Hutan
13 Agustus 2026
20:20
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Hadiri Peresmian 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih
13 Agustus 2026
20:13
Hukum & Politik
TMMD ke-129 Sampang Resmi Ditutup, Jalan Desa hingga Air Bersih Jadi Warisan untuk Warga
13 Agustus 2026
19:23
Hukum & Politik
Wadul Gus’e Bergerak Cepat, Outlet Miras di Gebang Tengah Ditutup
13 Agustus 2026
14:05
Hukum & Politik
KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Dibahas, Pemkab dan DPRD Nias Selatan Fokus Anggaran Pro-Rakyat
13 Agustus 2026
12:28