Detail Berita
Budaya Tak Sekadar Dipertontonkan, Bawomataluo Expo IV Jadi Motor Ekonomi Warga
Pewarta : Adil
03 Agustus 2026
23:01
Pekan Budaya Bawomataluo Expo IV 2026 (foto : Adil)
NIAS SELATAN, enewsindo.co.id – Pekan Budaya Bawomataluo Expo IV 2026 resmi berakhir. Namun, gaungnya diharapkan terus bergema. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menegaskan, agenda tahunan itu bukan sekadar perayaan budaya, melainkan instrumen untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah.
Penutupan Bawomataluo Expo IV bertajuk "Gema Budaya Hilifamaedodano" berlangsung di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Minggu (2/8/2026). Acara ditutup secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, Amsarno Sarumaha, yang mewakili Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia.
Prosesi penutupan ditandai dengan penabuhan gendang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Desa Bawomataluo.
Dalam sambutan Bupati Nias Selatan yang dibacakan Amsarno, ditegaskan bahwa budaya harus diposisikan sebagai kekuatan pembangunan. Menurutnya, warisan leluhur tidak cukup hanya dijaga, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
"Budaya bukanlah peninggalan masa lalu yang hanya dikenang, melainkan kekuatan masa kini yang harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Di tengah derasnya arus globalisasi, budaya adalah identitas, karakter, sekaligus fondasi agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai masyarakat Nias Selatan," katanya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Bawomataluo Expo IV telah menghadirkan ribuan pengunjung yang berdampak langsung terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM, mulai dari pedagang kuliner, pengrajin, hingga pelaku usaha produk lokal, memperoleh kesempatan memperluas pasar selama kegiatan berlangsung.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan terus mendorong pembangunan yang bertumpu pada pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Selama sepekan pelaksanaan sejak 27 Juli 2026, masyarakat disuguhkan beragam atraksi budaya khas Nias, seperti Lompat Batu, Tari Perang, Fo'ere, Famadaya Harimao yang diperankan generasi muda, pertunjukan Hoho, tarian kreasi, ansambel lagu daerah Nias, festival permainan tradisional, hingga pameran kerajinan dan produk unggulan daerah.
Hadir dalam acara penutupan antara lain Danlanal Nias Letkol Laut (P) Tomosa Uskarlind Larosa, M.Tr.Opsla., Staf Ahli Bupati Nias Selatan Seksama Sarumaha, perwakilan Polres Nias Selatan, Kejaksaan Negeri Nias Selatan, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Bawomataluo. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Kekeringan Melanda, Khofifah Salurkan Air Bersih untuk 4.254 Warga Sampang
17 September 2026
22:39
Hukum & Politik
Bupati Sampang Lantik Pengurus PMI Kecamatan, Pesan Jangan Tunggu Warga Minta Pertolongan
17 September 2026
22:32
Ekonomi & Bisnis
PG Pradjekan Bondowoso Kejar Target 5,5 Juta Kuintal Tebu setelah Giling 4 Juta
17 September 2026
11:05
Hukum & Politik
Perhutani dan Dua LMDH di Bondowoso Sepakati Kerja Sama Agroforestry
17 September 2026
08:53
Hukum & Politik
PTPN I Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Dukung Pengembangan Pangan
17 September 2026
08:40