Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Festival JKCI Ke-8 Promosikan Tembakau Jember ke Dunia, Hadirkan Peserta dari Sembilan Negara

Pewarta : Evelyne

02 Agustus 2026

17:15

Festival JKCI (foto : Evelyne)

JEMBER, enewsindo.co.id – Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) ke-8 kembali digelar sebagai ajang promosi tembakau dan cerutu Jember di tingkat internasional. Kegiatan yang berlangsung di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, itu juga menjadi wadah promosi budaya dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Festival tahunan tersebut menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran UMKM, pertunjukan seni budaya, hingga karnaval yang melibatkan masyarakat. Kehadiran peserta dari berbagai negara menegaskan posisi Jember sebagai salah satu daerah penghasil tembakau berkualitas di Indonesia.

Penyelenggara Festival JKCI ke-8, Febrian Kahar, mengatakan Jember memiliki sejarah panjang sebagai daerah penghasil tembakau sejak masa kolonial Belanda. Menurutnya, kejayaan tembakau Jember pernah mencapai sekitar 36 ribu hektare lahan, bahkan pernah menyuplai hampir 40 persen kebutuhan tembakau dunia untuk jenis tertentu.

"Jember terkenal dengan tembakaunya sejak zaman Belanda. Komoditas inilah yang memberikan keuntungan bagi petani. Dari tembakau yang berkualitas lahirlah cerutu yang berkualitas pula," ujar Febrian.

Ia menjelaskan, kualitas tembakau Jember didukung oleh kondisi geografis yang unik. Kabupaten Jember diapit sejumlah pegunungan, seperti Argopuro, Raung, Hyang, dan Pegunungan Ngebel-Tiris, serta berbatasan dengan Samudra Hindia di wilayah selatan. Kombinasi tersebut menciptakan iklim yang mendukung pertumbuhan tembakau berkualitas tinggi.

"Ketika musim kering, Jember benar-benar kering. Kondisi itu sangat baik untuk menghasilkan tembakau berkualitas yang kemudian menjadi bahan baku cerutu premium," katanya.

Febrian menambahkan, industri cerutu di Jember juga terus berkembang. Saat ini terdapat dua pabrikan cerutu bertaraf internasional dan empat produsen cerutu nasional yang beroperasi di wilayah tersebut.

Melalui Festival JKCI, panitia ingin memperkuat citra Jember sebagai Kota Cerutu Indonesia sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada dunia. Tahun ini, festival diikuti delegasi dari sembilan negara dengan kehadiran 165 pencinta cerutu (cigar aficionado) pada rangkaian awal kegiatan. Jumlah peserta diperkirakan meningkat menjadi sekitar 250 orang pada acara puncak.

"Melalui tema Jember Pride to the Global Fit, kami ingin membuka mata dunia bahwa Jember memiliki kebanggaan yang layak dikenal secara internasional. Datang ke Jember, nikmati kotanya, nikmati cerutunya," ujar Febrian.

Festival JKCI diharapkan tidak hanya memperkuat promosi industri tembakau dan cerutu, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta meningkatkan kesejahteraan petani tembakau dan pelaku UMKM di Kabupaten Jember. (*)

Tags : #UMKMJember #Tembakau #JKCI #Sigar #FebrianKahar

Ikuti Kami :

Komentar