Detail Berita

Hukum & Politik

Bupati Situbondo Gandeng Trie Utami, Anyer–Panarukan Disiapkan Jadi Motor Pariwisata

Pewarta : Hamzah

28 Juli 2026

21:53

Trie Utami memberi keterangan terkait Anyer - Penarukan kepada awak media (foto :

SITUBONDO, enewsindo.co.id – Koridor bersejarah Anyer–Panarukan dinilai menyimpan potensi besar yang belum tergarap optimal. Musisi sekaligus konseptor kreatif Trie Utami menyebut jalur yang membentang dari ujung barat hingga timur Pulau Jawa itu layak diposisikan sebagai penggerak baru ekonomi, pariwisata, dan budaya.

Pandangan itu disampaikan Trie Utami setelah mendapat mandat dari Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo untuk menyusun konsep pengembangan koridor Anyer–Panarukan sebagai program lintas daerah yang berkelanjutan.

Menurut perempuan yang akrab disapa Mbak Iie itu, masyarakat selama ini lebih banyak mengenal Anyer–Panarukan dari kisah kelam pembangunan jalan pada masa kolonial. Padahal, jika dilihat dari perjalanan sejarahnya, koridor tersebut telah melahirkan banyak pusat perdagangan dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa.

"Kita tidak bisa hanya berpatokan pada cerita suramnya. Mari kita lihat dampak positif yang bisa ditimbulkan. Sejarah itu membentuk Jawa secara ekonomi. Sekarang, kita ingin jalur ini kembali menjadi penggerak ekonomi dan pariwisata lokal," ujar Trie.

Ia menilai koridor sepanjang sekitar 1.000 kilometer itu merupakan "harta karun" yang perlu dihidupkan kembali melalui pendekatan baru agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Karena itu, bersama tim kreatif dari Bandung, Trie menyusun konsep pengembangan berbasis 3R, yaitu Road, Route, dan Roots. Konsep tersebut mengintegrasikan pembangunan infrastruktur, penguatan konektivitas ekonomi, serta pelestarian identitas sejarah dan budaya di sepanjang jalur Anyer–Panarukan.

Menurut Trie, tantangan terbesar saat ini adalah mengembalikan daya tarik jalur lama yang mulai ditinggalkan sejak hadirnya jaringan jalan tol. Upaya itu tidak cukup hanya mengandalkan pelestarian sejarah, tetapi juga harus mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Serang akan membangun kolaborasi untuk menyusun one new data, yakni basis data terpadu mengenai potensi wilayah di sepanjang koridor Anyer–Panarukan. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan kawasan secara bertahap.

Trie menegaskan konsep yang disusunnya merupakan program jangka menengah yang dirancang berlangsung sekitar tiga tahun. Seluruh tahapan diarahkan untuk memperkuat kerja sama antardaerah hingga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, penyusunan anggaran dan implementasi program sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama Pemerintah Kabupaten Serang.

"Tugas saya dan tim memastikan konsep serta fondasi pemikirannya tersusun dengan jelas. Adapun pelaksanaan menjadi ranah pemerintah daerah," kata Trie.

Melalui konsep tersebut, Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap koridor Anyer–Panarukan dapat bertransformasi dari sekadar jalur bersejarah menjadi kawasan yang mampu menghubungkan warisan budaya dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di masa depan. (*)

Tags : #TrieUtami #BupatiSitubondo #YusufRioWahyuPrayogo #JalanAnyerPenarukan

Ikuti Kami :

Komentar