Detail Berita

Hukum & Politik

DPRD Banyuwangi Minta ASDP Upgrade Dermaga Ketapang, Dinilai Jadi Solusi Atasi Macet

Pewarta : Evelyne

26 Juni 2026

23:55

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Patemo rapat koordinasi dengan pihak pelabuhan Banyuwangi (foto : Evelyne)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Komisi IV DPRD Banyuwangi meminta PT ASDP Indonesia Ferry segera meningkatkan kapasitas Pelabuhan Ketapang dengan membangun dermaga baru dan meng-upgrade dermaga movable bridge (MB).

Langkah itu dinilai menjadi solusi utama untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, mengatakan penyebab utama antrean panjang kendaraan logistik adalah keterbatasan kapasitas dermaga.

"Biang kemacetan di Pelabuhan Ketapang adalah keterbatasan dermaga. Karena itu, dermaga harus segera di-upgrade dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat melayani kendaraan bertonase di atas 50 ton," kata Patemo, Jumat (26/6/2026).

Selain penambahan kapasitas dermaga, DPRD juga mendorong optimalisasi buffer zone di Terminal Sritanjung dan kawasan Bulusan sebagai tempat penampungan sementara kendaraan logistik. Tujuannya agar antrean truk tidak meluas hingga ke jalan nasional.

Patemo juga meminta rekayasa lalu lintas terus dievaluasi melalui koordinasi rutin dengan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi logistik tetap berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Tak hanya itu, Komisi IV menyoroti berkurangnya armada Long Distance Ferry (LDF) yang melayani rute menuju Lombok melalui Pelabuhan Tanjung Wangi. Jumlah kapal yang beroperasi kini menyusut dari empat menjadi dua unit.

Menurut Patemo, berkurangnya armada LDF membuat sebagian kendaraan logistik beralih menggunakan lintasan Ketapang-Gilimanuk sehingga beban pelayanan di Pelabuhan Ketapang semakin meningkat.

Menanggapi hal itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko Kurniansyah, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti masukan dari DPRD Banyuwangi.

"Pada prinsipnya Komisi IV DPRD mendorong dan mendukung percepatan penambahan dermaga, peningkatan kapasitas dermaga MB, dan pembangunan akses jembatan yang menghubungkan kawasan Bulusan dengan pelabuhan," ujar Arief.

Menurutnya, peningkatan kapasitas dermaga akan mempercepat pelayanan kendaraan logistik bertonase besar sekaligus memperlancar distribusi barang antara Jawa dan Bali.

Selain itu, ASDP juga tengah menyiapkan rencana penambahan dermaga di Pelabuhan Gilimanuk untuk menyeimbangkan kapasitas layanan di kedua sisi penyeberangan.

Arief optimistis kepadatan kendaraan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir segera terurai. Menurutnya, lonjakan antrean dipicu meningkatnya volume kendaraan selama libur sekolah serta tingginya aktivitas distribusi logistik antar pulau. (*)

Tags : #Banyuwangi #PelabuhanKetapang #ASDP #DPRDBanyuwangi #enewsindoBanyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar