Detail Berita
Cegah Stunting Sejak Dini, Posyandu Hiliamaetaniha Perkuat Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak
Pewarta : Adil
10 Agustus 2026
18:34
Cegah Stunting Sejak Dini, Posyandu Hiliamaetaniha Perkuat Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak (foto : Adil)
NIAS SELATAN, enewsindo.co.id – Pencegahan stunting tidak hanya dilakukan melalui intervensi setelah anak mengalami gangguan pertumbuhan. Pemantauan sejak masa kehamilan hingga balita menjadi langkah penting untuk memastikan tumbuh kembang anak tetap optimal.
Upaya tersebut dilakukan UPTD Puskesmas Luahagundre Maniamolo melalui kegiatan Posyandu Bayi, Balita, dan Ibu Hamil di Desa Hiliamaetaniha, Kecamatan Luahagundre Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (7/8/2026).
Sejak pagi, warga mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Para ibu membawa bayi dan balita mereka untuk mendapatkan pemeriksaan. Ibu hamil juga mengikuti sejumlah layanan kesehatan yang disiapkan petugas bersama kader Posyandu.
Kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta. Bayi dan balita kemudian menjalani penimbangan serta pengukuran tinggi badan. Data tersebut menjadi salah satu indikator penting untuk memantau pertumbuhan anak secara berkala.
Selain pemantauan pertumbuhan, petugas memberikan imunisasi dasar bagi bayi, obat cacing dan vitamin A untuk balita. Sementara ibu hamil mendapatkan imunisasi TT serta pemeriksaan kondisi kehamilan.
Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga turut diberikan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pemeriksaan kesehatan masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Luahagundre Maniamolo, Septy Octavia Aritonang, mengatakan Posyandu memiliki peran strategis dalam mendeteksi berbagai persoalan kesehatan sejak dini.
“Pemantauan kesehatan ibu dan anak harus dilakukan secara rutin. Dari Posyandu, kita bisa melihat perkembangan anak sekaligus mengetahui lebih awal apabila ada indikasi masalah pertumbuhan maupun kesehatan,” kata Septy.
Dia menegaskan, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan orang tua dan masyarakat. Karena itu, kehadiran warga dalam kegiatan Posyandu dinilai menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan generasi sejak awal kehidupan.
“Pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan. Orang tua, kader, pemerintah desa, dan masyarakat memiliki peran masing-masing. Karena itu, kami berharap masyarakat terus aktif membawa anaknya ke Posyandu,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan rutin juga memberikan kesempatan bagi petugas kesehatan untuk memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh, pemenuhan kebutuhan gizi, imunisasi, serta pentingnya menjaga kesehatan ibu selama kehamilan.
Antusiasme masyarakat Desa Hiliamaetaniha dalam mengikuti kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak Puskesmas. Warga dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga dengan memanfaatkan layanan yang tersedia di tingkat desa.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Hiliamaetaniha yang telah berpartisipasi aktif. Semoga kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan sehingga kesehatan ibu dan anak dapat semakin terpantau,” tutur Septy.
Kegiatan Posyandu tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin bulanan, tetapi menjadi ruang pelayanan sekaligus edukasi kesehatan bagi masyarakat. Dengan deteksi dan penanganan lebih awal, risiko gangguan pertumbuhan anak maupun masalah kesehatan ibu hamil diharapkan dapat ditekan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Enam Kecamatan di Nias Selatan Amblas, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat
10 Agustus 2026
20:36
Hukum & Politik
Cegah Stunting Sejak Dini, Posyandu Hiliamaetaniha Perkuat Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak
10 Agustus 2026
18:34
Hukum & Politik
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Jember Perkuat Edukasi hingga Pelosok Desa
10 Agustus 2026
15:48
Hukum & Politik
Upacara Senin Jadi Momentum, Pj Sekda Tagih Penyelesaian Temuan BPK
10 Agustus 2026
13:48
Pendidikan & Teknologi
Berangkat ke Jambore Nasional, Kontingen Pramuka Jember Diminta Jaga Akhlak dan Nama Baik Daerah
10 Agustus 2026
13:37