Detail Berita

Hukum & Politik

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Tetap Lanjutkan Impor Minyak Rusia

Pewarta : Redaksi

18 Juni 2026

18:45

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan pemerintah tetap melanjutkan impor minyak dari Rusia guna memperkuat ketahanan energi nasional. ( Foto: Istimewa)

JAKARTA, enewsindo. co. id - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan proses impor minyak dari Rusia sebagai bagian dari langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Kebijakan tersebut diambil di tengah situasi geopolitik global yang masih dinamis, termasuk konflik yang berlangsung di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi dunia.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memperluas sumber pasokan energi dari berbagai negara.

Selain Rusia, Indonesia juga menjajaki dan memanfaatkan pasokan dari Amerika Serikat, Nigeria, hingga Angola guna memastikan kebutuhan energi dalam negeri tetap terpenuhi dan tidak bergantung pada satu sumber tertentu.

Menurut Dwi Anggia, diversifikasi pasokan energi menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian kondisi global.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berupaya memastikan ketersediaan energi tetap aman sehingga kebutuhan masyarakat dan sektor industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Pemerintah tetap melanjutkan proses impor minyak dari Rusia sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus melakukan diversifikasi pasokan dari berbagai negara untuk menjaga ketersediaan stok energi dalam negeri.” ujarnya.

Di sisi lain, Dwi Anggia menjelaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, termasuk Pertamax, ditentukan berdasarkan mekanisme pasar dan perkembangan harga minyak mentah dunia. Dengan demikian, apabila harga minyak global mengalami penurunan, harga BBM non-subsidi juga memiliki peluang untuk menyesuaikan mengikuti harga keekonomiannya.

Sementara itu, pemerintah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi tetap dipertahankan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat rentan sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung. (*)



Tags : #fyp #beritajember #impor #infojakarta

Ikuti Kami :

Komentar