Detail Berita

Hukum & Politik

Perahu Mati Mesin, Dua Pemancing Situbondo Ditemukan Selamat Setelah Hilang Kontak di Laut

Pewarta : Redaksi

09 Juni 2026

10:55

Tim SAR gabungan mengevakuasi perahu dua pemancing yang sempat hilang kontak di perairan Panarukan, Situbondo. (Foto: Istimewa)

SITUBONDO, enwsindo.co.id - Dua warga Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, yang sempat dilaporkan hilang kontak saat memancing di perairan Panarukan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Keduanya adalah H. Nurul Hamzah (49) dan Misroto (52), warga Desa Alasmalang, yang sebelumnya berangkat melaut dari pesisir Dusun Dhaja Gudang (Berigeen), Desa Peleyan, pada pagi hari. Keluarga mulai khawatir setelah keduanya tidak kunjung kembali sesuai waktu yang telah diinformasikan sebelumnya.

Laporan dari pihak keluarga langsung ditindaklanjuti oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Tagana, Satpolair Polres Situbondo, Pos TNI AL Panarukan, dan Basarnas. Proses pencarian dilakukan setelah keluarga kehilangan kontak dengan kedua pemancing tersebut dan tidak mengetahui keberadaan mereka hingga keesokan harinya.

Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk mempercepat pencarian. 

“BPBD bersama Tagana langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Satpolair Polres Situbondo, Pos TNI AL Panarukan serta Basarnas. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan keberadaan korban dan memberikan pertolongan secepat mungkin." katanya.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil ketika sejumlah nelayan yang turut membantu menemukan kedua korban di tengah laut. Puriyono menyebut keduanya berada sekitar tiga mil di utara Pantai Sedulur Berigeen, Desa Peleyan.

“Kedua korban ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat. Mereka sempat bertahan di tengah laut karena perahu mengalami mati mesin sekitar tiga mil di utara Pantai Sedulur Berigeen, Desa Peleyan,” ujar Puriyono.

Menurutnya, kedua korban dapat bertahan karena telah membawa bekal makanan dan minuman sebelum berangkat memancing. Saat mesin perahu tiba-tiba tidak berfungsi, mereka memilih menurunkan jangkar dan menunggu bantuan sambil tetap berada di lokasi yang relatif aman.

"Setelah ditemukan, perahu korban kemudian ditarik ke daratan oleh nelayan yang pertama kali menemukan mereka." ujar Puriyono.

Setibanya di Pantai Sedulur, Desa Peleyan, kedua korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Meski sempat disarankan menjalani pemeriksaan kesehatan di fasilitas medis terdekat, keduanya memilih pulang untuk beristirahat.

Dengan ditemukannya kedua warga tersebut dalam keadaan selamat, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai tanpa adanya korban luka maupun kerugian material. (*)


Tags : #fyp #beritajember #nelayan #infositubondo

Ikuti Kami :

Komentar