Detail Berita

Hukum & Politik

Distribusi Trafo GITET Kalipuro Diduga Belum Kantongi Izin

Pewarta : Redaksi

21 Mei 2026

16:34

Truk pengangkut trafo menuju proyek GITET Kalipuro, Banyuwangi, saat melintas di jalur utama dan menjadi sorotan terkait izin distribusi. (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Distribusi trafo menuju proyek Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kembali menjadi perhatian publik setelah kendaraan pengangkut alat berat tersebut dilaporkan tetap melintas menuju lokasi proyek pada Rabu malam (20/5/2026). Aktivitas distribusi ini memicu sorotan lantaran izin distribusi dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali disebut masih belum diterbitkan.

Sebelumnya, proses pengiriman trafo proyek strategis tersebut memang sempat menuai polemik. Vendor pelaksana, PT Bandar Indah Permata, bahkan dikabarkan telah dimintai klarifikasi terkait dugaan distribusi alat berat yang dilakukan sebelum seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap. Kondisi ini kemudian memunculkan kekhawatiran terkait kepatuhan terhadap prosedur distribusi muatan berat di jalur umum.

Perwakilan BBPJN Jawa Timur–Bali, Dadang Sugeng Hariyadi. Dalam keterangannya menegaskan bahwa distribusi tidak seharusnya dilakukan apabila izin belum diterbitkan. “Kalau izin belum keluar tetapi tetap berjalan, itu masuk pelanggaran regulasi,” kata Dadang Sugeng Hariyadi.

Selain itu, pihak Polresta Banyuwangi juga turut memberikan keterangan terkait distribusi trafo tersebut. Salah satu aparat kepolisian menyebut hingga kini belum ada dokumen resmi mengenai izin jalan maupun permohonan pengawalan yang diterima pihak kepolisian. Pernyataan tersebut semakin memperkuat sorotan terhadap proses distribusi trafo yang dinilai belum memenuhi tahapan administrasi.

Permasalahan distribusi trafo semakin menjadi perhatian setelah kendaraan pengangkut dilaporkan mengalami kendala teknis pada Kamis pagi (21/5/2026) di kawasan Jembatan Kalipuro. Truk pengangkut disebut mengalami ban pecah hingga menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di jalur utama penghubung Banyuwangi bagian utara.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Bandar Indah Permata terkait distribusi terbaru trafo menuju proyek GITET Kalipuro maupun kondisi kendaraan pengangkut yang mengalami kendala di jalur Kalipuro. 


Tags : #fyp #beritajember #izin #infobanyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar