Detail Berita
Sampah Plastik Masih Dominan, DLH Kediri Gencarkan Edukasi Selama HPSN
Pewarta : Siddik
17 April 2026
18:40
Sekda kabupaten Kediri M Solikin beserta kepala DLH Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti dan unsur TNI Polri serta seluruh petugas kebersihan di acara HPSN (foto : Istimewa)
KEDIRI, enewsindo.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri terus menggencarkan Gerakan Nasional Indonesia Asri, Sehat, Resik, dan Indah sebagai upaya membangun budaya bersih di tengah masyarakat.
Momentum ini juga beriringan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang difokuskan pada penguatan pengelolaan sampah, khususnya selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Upaya tersebut membuahkan hasil. DLH Kabupaten Kediri berhasil mengendalikan lonjakan volume sampah selama periode pasca Ramadan hingga libur Lebaran 2026. Tercatat, total volume sampah mencapai 3.734,6 ton.
Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menjelaskan bahwa peringatan HPSN tahun ini diwarnai dengan program inovatif bertajuk “Sampah Sayang” atau Sampah Tukar Sembako.
Program tersebut menjadi salah satu strategi untuk mendorong masyarakat mengurangi timbunan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian lingkungan.
“Momentum HPSN 2026 kami dorong melalui program Sampah Sayang. Ini menjadi langkah konkret untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah,” ujarnya.
Selain itu, DLH juga melakukan berbagai langkah preventif guna menekan peningkatan volume sampah. Salah satunya melalui edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah mengimbau masyarakat untuk membawa kotak makan sendiri serta menggunakan tumbler untuk minuman,” imbuh Putut.
Menurutnya, langkah tersebut cukup efektif. Hal ini terlihat dari kenaikan volume sampah yang tidak terlalu signifikan meskipun aktivitas masyarakat meningkat tajam selama Ramadan dan libur Lebaran.
"Dari sisi komposisi, sampah yang dihasilkan masih didominasi oleh sampah plastik, seperti kantong belanja dan kemasan minuman. Sumber utamanya pun berasal dari aktivitas rumah tangga," ungkap Putut.
Meski demikian, kata Putut, DLH menilai kesadaran masyarakat mulai menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya warga yang beralih menggunakan wadah pakai ulang sebagai bentuk kontribusi dalam mengurangi sampah.
"Ke depan, DLH Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi terkait pengelolaan sampah yang bijak," terangnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Ina Ani Dakhi Tutup Usia, Keluarga Besar DPRD Sumut Thomas Dakhi Berduka
30 Agustus 2026
07:40
Hukum & Politik
Karnaval Wringinagung Jadi Panggung Kreativitas Warga, Budaya Nusantara Diarak 4 Kilometer
29 Agustus 2026
17:06
Hukum & Politik
Ansor Jatim Usul Muktamar NU Mendatang Digelar di Hutan, Dorong Ekonomi Warga Sekitar
29 Agustus 2026
13:26
Hukum & Politik
Dari Tanjung Perak ke Labuan Bajo, 17 Ton Bantuan PTPN I untuk Warga NTT
29 Agustus 2026
08:32
Ekonomi & Bisnis
Istighosah dan Santunan Anak Yatim, Cara Kebun Tembakau PTPN I Regional 5 Tebar Keberkahan
28 Agustus 2026
20:35