Detail Berita

Hukum & Politik

Di Balik Jeruji, Semangat Pancasila Tetap Menyala di Lapas Banyuwangi

Pewarta : Hakim Said

01 Juni 2026

14:37

Petugas Lapas Kelas IIA Banyuwangi mengibarkan Bendera Merah Putih saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di lapangan blok hunian Griya Blambangan (foto : Hakim Said)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan menggelar upacara bendera di lapangan blok hunian Griya Blambangan, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pejabat struktural, pegawai, serta perwakilan warga binaan.

Meski berlangsung di dalam area blok hunian, upacara tetap berjalan khidmat dan sarat makna. Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Admin Kamtib) Lapas Banyuwangi Sabar Supriyanto bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan itu, Sabar membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang mengusung tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.

Tak sekadar menyampaikan pidato resmi, Sabar juga memberikan motivasi kepada warga binaan agar tidak larut dalam masa lalu dan tetap optimistis menatap masa depan. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman hidup yang mampu mengarahkan setiap individu menuju perubahan yang lebih baik.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menyatukan keberagaman bangsa. Bagi Saudara-Saudara warga binaan di sini, jadikan momentum 1 Juni ini sebagai refleksi diri yang mendalam. Jangan biarkan masa lalu membelenggu, tetapi jadikan api Pancasila senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi untuk melangkah ke depan dan berkontribusi positif saat bebas nanti,” ujarnya.

Dalam pidato Kepala BPIP yang dibacakan tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global dan perubahan zaman yang semakin kompleks.

Pesan itu dinilai relevan dengan proses pembinaan yang dijalankan di dalam lapas. Nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi untuk membangun karakter, memperkuat moral, serta meningkatkan kedisiplinan warga binaan selama menjalani masa pidana.

Upacara Hari Lahir Pancasila juga menjadi wujud nyata bahwa semangat kebangsaan tidak mengenal batas ruang. Warga binaan tetap memiliki hak dan kewajiban sebagai warga negara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menjaga komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Warga binaan juga memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya, oleh karena itu tingginya jeruji besi bukan menjadi penghalang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air,” tegas Sabar.

Melalui momentum tersebut, Lapas Banyuwangi berharap semangat Pancasila terus tertanam dalam diri warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat dan berkontribusi secara positif setelah menyelesaikan masa pembinaan. (*)

Tags : #HariLahirPancasila2026 #LapasBanyuwangi #WargaBinaan #PancasilaPemersatuBangsa #SemangatKebangsaan #CintaTanahAir #PembinaanPemasyarakatan #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar