Detail Berita
Digitalisasi Transaksi Tingkatkan PAD Jember hingga 36 Persen
Pewarta : Redaksi
17 April 2026
15:40
Digitalisasi transaksi melalui QRIS di Jember mendorong peningkatan PAD tanpa kenaikan pajak.
LUMAJANG, enewsindo.co.id - Pemerintah daerah terus didorong mempercepat penerapan transaksi digital di berbagai sektor sebagai langkah menjaga pertumbuhan ekonomi yang positif.
Upaya ini dinilai efektif dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa harus membebani masyarakat melalui kenaikan pajak maupun retribusi.
Dikutib dari Radar Jember, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha, menyampaikan bahwa kemudahan akses pembayaran digital seperti QRIS memberikan dampak nyata terhadap peningkatan penerimaan daerah.
Menurutnya, perluasan akses tersebut membuka peluang besar dalam menggali potensi PAD secara lebih optimal.
Capaian tersebut tercermin dari kinerja Pemkab Jember yang berhasil mencatatkan peningkatan PAD hingga 36 persen pada tahun 2025, dengan total mencapai Rp1,06 triliun.
Kondisi ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,47 persen serta menekan angka kemiskinan hingga berada di level 8,67 persen.
Ke depan, sinergi bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) akan terus diperkuat, dengan fokus pengembangan tidak hanya pada sektor pajak dan retribusi, tetapi juga merambah sektor pariwisata dan layanan kesehatan.
"Iqbal Reza Nugraha" menegaskan bahwa perluasan digitalisasi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses transaksi bagi masyarakat secara menyeluruh. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Dinas Pendidikan Kota Kediri Genjot Kompetensi Guru PAUD Lewat Workshop Deep Learning
17 April 2026
19:01
Hukum & Politik
Sampah Plastik Masih Dominan, DLH Kediri Gencarkan Edukasi Selama HPSN
17 April 2026
18:40
Hukum & Politik
Progres Pembangunan Food Street Jalan Kartini Jember Masih Tahap Awal, Warga Sambut Positif
17 April 2026
15:42
Hukum & Politik
Digitalisasi Transaksi Tingkatkan PAD Jember hingga 36 Persen
17 April 2026
15:40
Hukum & Politik
Kades Sampurno Dikeroyok Sekitar 10 Orang di Kediamannya di Lumajang
17 April 2026
15:29