Detail Berita

Hukum & Politik

ASDP Siapkan Antisipasi Cuaca Ekstrem di Selat Bali Jelang Arus Mudik Lebaran.

Pewarta : Redaksi

11 Maret 2026

09:58

Potensi Cuaca Ekstrem Kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk. (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem di perairan Selat Bali pada periode Maret hingga April. Kondisi tersebut diperkirakan memicu gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah perairan selatan Jawa sampai Nusa Tenggara Timur, terutama menjelang periode arus mudik Idulfitri.

Menanggapi potensi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry melakukan berbagai langkah antisipasi dengan memperkuat koordinasi bersama BMKG. Perusahaan pelayaran tersebut menyiapkan sejumlah strategi guna memastikan kelancaran operasional penyeberangan, khususnya pada lintasan padat seperti Ketapang–Gilimanuk.

"Sebagai langkah mitigasi, ASDP menyiagakan kapal tugboat untuk membantu manuver kapal saat menghadapi angin kencang dan arus kuat. Di lintasan Ketapang-Gilimanuk, jumlah kapal yang beroperasi juga ditingkatkan dari 28 hingga 32 unit guna memperkuat kapasitas layanan serta menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang selama periode trafik tinggi," jelas Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, Selasa (10/3/2026).

Selain itu, ratusan personel gabungan dari berbagai instansi juga disiagakan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan dan penumpang di kawasan pelabuhan. "Untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, ASDP bersama pemangku kepentingan menyiapkan 350 personel di Pelabuhan Ketapang dan 250 personel di Pelabuhan Gilimanuk yang akan disiagakan di pelabuhan, buffer zone, serta titik krusial lainnya," tambah Windy.

Tags : #cuacaekstrem #ketapang-gilimanuk #banyuwangi #mudiklebaran

Ikuti Kami :

Komentar