Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Kurma di Jember

Pewarta : Redaksi

10 Maret 2026

13:18

Harga kurma di Pasar Tanjung Jember naik tajam akibat pasokan dari Timur Tengah menipis. (Foto: Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Harga kurma di Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, mengalami lonjakan menjelang Ramadan akibat berkurangnya pasokan dari Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat stok kurma di sejumlah toko oleh-oleh haji dan umrah di kawasan pasar terlihat menipis. Padahal, permintaan masyarakat terhadap buah khas Timur Tengah itu meningkat selama bulan puasa.

Admin Toko Alwi, Marisa, mengatakan harga kurma saat ini cenderung tidak stabil karena pengiriman dari distributor berkurang dalam beberapa waktu terakhir. **“Harga kurma sekarang tidak stabil. Karena di Timur Tengah terjadi konflik, ada pengurangan jumlah pengiriman,”** ujar Marisa saat ditemui di Pasar Tanjung, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, jenis kurma yang paling banyak dicari pembeli adalah kurma Mesir karena ukurannya cukup besar dengan harga yang biasanya lebih terjangkau. Namun, menurut Marisa, dalam dua pekan terakhir kurma jenis tersebut belum kembali masuk ke tokonya akibat terbatasnya pasokan dari distributor.

Meski harga meningkat, permintaan kurma tetap tinggi. Marisa menyebut kebutuhan tidak hanya datang dari masyarakat untuk konsumsi berbuka puasa, tetapi juga dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara itu, salah satu pembeli, Fawaid, mengaku membeli sejumlah karton kurma untuk dibagikan kepada jemaah masjid saat peringatan Nuzulul Qur'an.


Tags : #kurma #hargakurma #konfliktimurtengah #ramadhan

Ikuti Kami :

Komentar