Detail Berita
BGN Beri Penjelasan Soal Video Viral Menu MBG Berisi Lele Mentah di Pamekasan
Pewarta : Redaksi
10 Maret 2026
12:07
Menu mentah MBG viral di pemekasan pada 10 Februari 2026 (Foto: Istimewa)
PEMEKASAN, enewsindo.co.id - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Video yang viral di media sosial pada Senin (9/3/2026) tersebut sempat menimbulkan berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama terkait kualitas dan kelayakan makanan yang disalurkan kepada para siswa penerima manfaat program tersebut.
Menurut Nanik, video yang beredar tidak menggambarkan kondisi sebenarnya dari paket makanan yang disiapkan oleh pihak penyedia layanan gizi. Ia menjelaskan bahwa potongan video tersebut hanya menampilkan sebagian kecil dari menu yang telah disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamekasan Pademawu Buddagan. Akibatnya, informasi yang diterima publik menjadi tidak utuh dan memunculkan persepsi bahwa makanan yang disediakan tidak layak untuk dikonsumsi.
Nanik menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan langsung dari petugas di lapangan terkait kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, paket makanan yang dibawa oleh tim distribusi sebenarnya telah lengkap sesuai dengan menu yang telah direncanakan sebelumnya. Namun dalam proses penyaluran di sekolah tersebut, pihak sekolah disebut tidak mengizinkan petugas untuk mengeluarkan seluruh paket makanan dari kendaraan distribusi, sehingga hanya sebagian komponen yang terlihat dan terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial.
Ia menegaskan bahwa dalam paket makanan yang disiapkan oleh SPPG terdapat beberapa jenis menu yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi para siswa. Selain lele yang telah dimarinasi sebagai sumber protein hewani, paket tersebut juga dilengkapi dengan tahu dan tempe yang dimasak dengan metode ungkep, roti pizza sebagai sumber karbohidrat tambahan, telur rebus, susu full cream, serta buah naga yang berfungsi sebagai sumber vitamin dan serat bagi tubuh.
Nanik menambahkan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, setiap menu yang disajikan telah melalui proses perencanaan yang melibatkan ahli gizi agar kandungan nutrisi di dalamnya seimbang dan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan para siswa. Proses penyusunan menu juga mempertimbangkan standar keamanan pangan agar makanan yang disalurkan tetap aman dan layak dikonsumsi.
Lebih lanjut, BGN memastikan bahwa setiap temuan maupun laporan dari masyarakat terkait pelaksanaan program MBG akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait. Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, serta penyedia layanan gizi untuk memastikan proses distribusi makanan berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Melalui evaluasi dan pengawasan yang berkelanjutan, BGN berharap program MBG dapat terus berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa sebagai penerima program. Pemerintah juga menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak di lapangan agar pelaksanaan program dapat berlangsung lancar serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Dua Paket Sabu Diamankan Petugas, Diduga Untuk Pacar Dalam Lapas
29 April 2026
16:14
Pendidikan & Teknologi
TKA Trenggalek Minim Gangguan, Partisipasi Tinggi Cerminkan Adaptasi Digital Sekolah
29 April 2026
15:15
Hukum & Politik
Penerima PKH Jember Diminta Waspadai Penyalahgunaan KTP
29 April 2026
15:10
Hukum & Politik
Masuk Prioritas, Jembatan Sungai Lembu Banyuwangi Masuk Tahap Lelang Pekan Ini
29 April 2026
15:05
Ekonomi & Bisnis
Petik Tebu Manten di PG Pradjekan, Doa untuk Musim Giling 2026
29 April 2026
14:57