Detail Berita
Angin Kencang Landa Jember, Sekolah dan Rumah Rusak
Pewarta : Redaksi
10 Maret 2026
14:06
Angin kencang rusak rumah dan sekolah di Jember (Foto: Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan kerusakan di berbagai fasilitas dan pemukiman warga. Sejumlah atap sekolah dan rumah warga porak-poranda, sementara puluhan pohon tumbang menghantam infrastruktur desa. “Hujan disertai angin kencang mengakibatkan berbagai kerusakan di sejumlah desa,” ujar Edy Budi Susilo, Kepala BPBD Jember.
Empat sekolah, yakni SDN Kesilir 01, SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06, dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, gudang tembakau milik warga roboh menimpa rumah warga hingga menyebabkan kerusakan sedang, dan beberapa keluarga harus mengungsi sementara ke rumah kerabat. “Warga terdampak mengungsi di rumah saudaranya,” tambah Edy.
Dampak angin kencang juga dirasakan di Kecamatan Kencong dan Gumukmas. Di Desa Paseban, sebuah pohon tumbang menimpa atap rumah, menimbulkan satu korban luka akibat genteng yang jatuh. “Di Desa Karangrejo, dapur rumah dan kandang warga juga roboh akibat angin kencang,” sebut Edy.
BPBD Jember bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) bergerak cepat menangani dampak bencana. Pohon tumbang yang menghalangi jalan desa telah dibersihkan sehingga arus lalu lintas kembali normal. “Hari ini dilakukan kerja bakti untuk penanganan rumah dan gudang yang terdampak,” tutup Edy.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Tiga Desa Datangi Inspektorat Nias Selatan, Ada apa dengan Laporan Dana Desa ?
12 September 2026
00:07
Hukum & Politik
Penyelidikan Belum Tuntas, Mengapa Kapal Tongkang Sudah Dilepas, GMKI Geruduk Polres Nias Selatan
11 September 2026
23:57
Pendidikan & Teknologi
Gus Fawait Sidak Dinas Pendidikan, Beasiswa Jember Tembus Target
11 September 2026
16:27
Hukum & Politik
Kebakaran Hutan Melanda Bromo Lagi, Wisata via Jemplang Ditutup
11 September 2026
16:25
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Perkebunan untuk Dekatkan Konsumen
11 September 2026
14:58