Detail Berita
PT Palawi Risorsis Ikut Skema Satu Pintu Pengelolaan Papuma - Watu Ulo
Pewarta : Evelyne
19 Desember 2025
18:53
Bupati Jember Gus Fawait bersama Direktur PT Palawi Risorsis usai penandatanganan kesepakatan di Pantai Papuma pada 19 Desember 2025 (foto : Evelyne
JEMBER, enewsindo.co.id - PT Palawi Risorsis resmi ikut dalam skema satu pintu pengelolaan kawasan wisata Pantai Tanjung Papuma dan Pantai Watu Ulo bersama Pemerintah Kabupaten Jember dan Perum Perhutani. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi tonggak baru tata kelola pariwisata di Kabupaten Jember.
Direktur PT Palawi Risorsis Teddy Sumarto menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpihak dalam pengelolaan kawasan wisata. Menurut dia, kemajuan hanya dapat dicapai apabila seluruh pemangku kepentingan berjalan bersama tanpa mengedepankan ego sektoral.
“Kuncinya adalah visi dan tujuan yang sama. Kalau masih berjalan sendiri-sendiri, hasilnya tidak akan maksimal,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, fokus utama kerja sama ini adalah menjaga kelestarian alam sekaligus memastikan masyarakat sekitar memperoleh manfaat ekonomi. Selama ini, masing-masing pihak menjalankan program secara terpisah sehingga dampaknya belum optimal.
“Ke depan, Pemkab Jember, PT Palawi Risorsis, dan Perhutani akan menyusun program bersama dengan pembagian peran yang jelas,” katanya.
Terkait penerapan sistem tiket dan pengelolaan Pantai Papuma, Teddy menyebut saat ini masih dalam tahap pembahasan teknis. Proses tersebut mencakup penyiapan regulasi, sistem gerbang masuk, serta teknologi pembayaran nontunai yang terintegrasi dan transparan.
“Bahkan nantinya memungkinkan pemerintah daerah memantau pendapatan secara real time,” ucapnya.
Realisasi penuh kerja sama ini ditargetkan mulai Januari 2026, setelah seluruh persiapan dinyatakan matang. Teddy menegaskan penyesuaian tarif tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa.
“Yang terpenting adalah keseimbangan antara harga tiket dan peningkatan kualitas pelayanan. Itu akan terus dievaluasi,” ungkapnya.
Kerja sama pengelolaan wisata antara Pemerintah Kabupaten Jember, Perum Perhutani, dan PT Palawi Risorsis ini terwujud setelah melalui proses panjang selama bertahun-tahun.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Pantai Tanjung Papuma, Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan kolaborasi ini menjadi tonggak baru dalam tata kelola pariwisata daerah. Ia menyebut kesepakatan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif seluruh pihak.
“Ini hasil perjuangan bersama. Komunikasi yang intens akhirnya membuahkan kesepakatan,” kata Fawait.
Melalui kerja sama tersebut, Pantai Tanjung Papuma dan Pantai Watu Ulo akan dikelola dengan sistem satu pintu atau one gate system. Wisatawan cukup membeli satu tiket untuk mengakses dua destinasi wisata tersebut.
Menurut Fawait, tarif tiket direncanakan sekitar Rp12.500 dan ditargetkan mulai diberlakukan pada awal Januari 2026, menyesuaikan kesiapan teknis di lapangan. “Begitu siap, langsung diberlakukan,” katanya.
Ia menegaskan tujuan utama kerja sama ini bukan semata-mata untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, melainkan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. “Yang dikejar adalah Multiplier effect, bukan sekadar PAD,” Pungkasnya.
Komentar
Berita Terbaru
Diduga Kuras Tabungan Mertua 60 Juta, Pria di Deli Serdang Menghilang
3 Februari 2026
21:53
Panen Perdana Hidroponik di LPKA Pekanbaru, Bekali ABP Keterampilan Mandiri
3 Februari 2026
18:12
Polres Pamekasan Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadhan
3 Februari 2026
17:45
Polantas Menyapa di SMKN 2 Bondowoso, Pelajar Diingatkan Bahaya Ugal-ugalan di Jalan
3 Februari 2026
16:53
Listrik Bermasalah, Telekomunikasi Kolaps, DPRD Seolah Tak Merasa Bertanggung Jawab
1 Februari 2026
19:46
Berita Terpopuler