Detail Berita
Nasim Khan Sowan, Pengasuh Ponpes Walisongo Situbondo Dukung Upaya Pembebasan Kakek Masir
Pewarta : Eko
16 Desember 2025
17:05
Nasim Khan Sowan ke Pengasuh
SITUBONDO, enewsindo.co.id - Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo, Mimbaan, Situbondo, KHR Kholil As’ad Samsul Arifin menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pembebasan Kakek Masir (71), seorang lanjut usia yang tersandung kasus pencurian burung cendet di kawasan Taman Nasional Baluran.
Dukungan tersebut disampaikan KHR Kholil As’ad saat menerima kunjungan atau sowan Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. HM Nasim Khan, di Pondok Pesantren Walisongo, Selasa pagi (16/12/2025).
Dalam pertemuan itu, Nasim Khan menjelaskan bahwa Kakek Masir mencuri burung cendet semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Saat ini, kasus tersebut masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Situbondo.
Nasim Khan bersama KHR Kholil As’ad menilai perkara yang menimpa Kakek Masir perlu dilihat secara utuh dan berkeadilan. Keduanya kemudian mengangkat kisah teladan keadilan Sayyidina Umar bin Khattab yang dinilai relevan dengan kondisi tersebut.
KHR Kholil As’ad mengisahkan peristiwa pencurian unta oleh dua budak milik Hatib bin Abi Balta’ah pada masa paceklik. Saat itu, Umar bin Khattab tidak menjatuhkan hukuman potong tangan karena para budak mencuri akibat kelaparan. Umar justru menilai majikan mereka lalai dalam memenuhi hak dan nafkah budaknya.
Sebagai bentuk keadilan, Umar bin Khattab membebaskan para budak tersebut dan memerintahkan Hatib bin Abi Balta’ah membayar ganti rugi dua kali lipat harga unta yang dicuri.
“Keadilan itu tidak hanya melihat perbuatan, tetapi juga sebab dan kondisi yang melatarbelakangi. Dalam Islam, keadaan darurat dan keterpaksaan harus menjadi pertimbangan utama,” tutur KHR Kholil As’ad.
Ia menegaskan, prinsip tersebut sejalan dengan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 173 yang memberikan keringanan bagi orang yang terpaksa demi mempertahankan hidup dan tidak melampaui batas.
Secara khusus, Pengasuh Ponpes Walisongo menyatakan dukungan penuh kepada Nasim Khan agar terus mengawal dan memperjuangkan keadilan bagi Kakek Masir.
“Langkah yang dilakukan Pak Nasim adalah bentuk keberpihakan kepada nilai kemanusiaan. Orang tua yang terpaksa karena kebutuhan hidup harus diperlakukan dengan bijak dan adil,” ujarnya.
Sementara itu, Nasim Khan menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan solusi kemanusiaan dan keadilan hukum dalam kasus tersebut, agar penegakan hukum tetap berjalan tanpa mengabaikan rasa keadilan sosial di tengah masyarakat.
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Pemkab Nias Selatan Perkuat Kesiapan Akreditasi PAUD Lewat Bimtek Peningkatan Kapasitas Pendidik
3 Agustus 2026
23:10
Hukum & Politik
Budaya Tak Sekadar Dipertontonkan, Bawomataluo Expo IV Jadi Motor Ekonomi Warga
3 Agustus 2026
23:01
Hukum & Politik
Strategi Kelola Isu Berbuah Prestasi, PTPN I Regional 5 Ubah Sentimen Negatif Jadi Positif
3 Agustus 2026
09:59
Hukum & Politik
Posting Buah Naga Berulat Berujung Teror, Guru Madrasah di Asahan Masih Menanti Kepastian Hukum
2 Agustus 2026
21:57
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Harapkan Turnamen Piala Kemerdekaan Lahirkan Atlet Sepak Bola Berprestasi
2 Agustus 2026
20:21