Detail Berita
Polri Serahkan Sertifikat Audit Sistem Pengamanan ke BUMN dan Perusahaan
Pewarta : Evelyne
15 Desember 2025
16:29
Prosesi Penyerahan Audit Sistem Pengaman oleh Komjen Pol Karyoto pada 15 Desember 2025 (foto : Istimewa )
JAKARTA, enewsindo.co.id - Sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) dan perusahaan menerima Sertifikat Audit Penerapan Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional, Objek Tertentu, serta Hotel Tahun 2025.
Sertifikat tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai telah memenuhi kriteria dan standar pengamanan yang ditetapkan.
Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri di Gedung Auditorium Lantai 3 PT PLN (Persero), Senin (15/12/2025), sekitar pukul 10.45 WIB.
Kepala Baharkam Polri, Komjen Polisi Karyoto, mengatakan penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan sistem pengamanan pada objek vital nasional dan objek tertentu berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Audit sistem pengamanan ini bertujuan untuk memberikan penilaian secara objektif dari pihak eksternal, bukan hanya mengandalkan evaluasi internal perusahaan,” ujarnya.
Menurut Komjen Pol. Karyoto, Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan audit sistem pengamanan guna membantu perusahaan mencapai standar pengamanan terbaik, khususnya bagi perusahaan yang masuk dalam kategori objek vital nasional.
“Audit ini bertujuan untuk ikut membantu sebuah perusahaan agar mendapatkan standar pengamanan yang benar-benar terbaik,” katanya.
Ia juga menjelaskan, hasil audit tersebut nantinya akan menjadi dasar pemberian masukan terkait berbagai kekurangan dalam sistem pengamanan, baik yang perlu diperbaiki maupun yang belum tersedia untuk segera dilengkapi.
“Dengan pengamanan yang semakin baik, risiko dapat diminimalisasi dan dikurangi. Melalui identifikasi risiko, fase-fase antisipasi dapat dilakukan,” ungkapnya.
Komjen Pol. Karyoto berharap ke depan semakin banyak perusahaan, baik BUMN maupun non-BUMN, yang bersedia mengikuti audit dan memperoleh sertifikasi sistem pengamanan dari Polri.
“Apabila seluruh sistem sudah disusun dengan baik dan mitigasi dilakukan secara optimal, saya yakin risiko terhadap bencana non-alam seperti kebakaran dan kerusakan lainnya dapat diperkecil,” pungkasnya.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Kekeringan Melanda, Khofifah Salurkan Air Bersih untuk 4.254 Warga Sampang
17 September 2026
22:39
Hukum & Politik
Bupati Sampang Lantik Pengurus PMI Kecamatan, Pesan Jangan Tunggu Warga Minta Pertolongan
17 September 2026
22:32
Ekonomi & Bisnis
PG Pradjekan Bondowoso Kejar Target 5,5 Juta Kuintal Tebu setelah Giling 4 Juta
17 September 2026
11:05
Hukum & Politik
Perhutani dan Dua LMDH di Bondowoso Sepakati Kerja Sama Agroforestry
17 September 2026
08:53
Hukum & Politik
PTPN I Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Dukung Pengembangan Pangan
17 September 2026
08:40