Detail Berita
Umat Hindu di Umbulsari Gelar Upacara Tawur Agung Sambut Hari Raya Nyepi
Pewarta : Evelyne
28 Maret 2025
17:31
Umat Hindu rayakan Tawur Agung (foto : Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id – Umat Hindu di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, menggelar upacara Tawur Agung dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Jumat (28/3/2025)
Upacara yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut, para pria mengenakan pakaian adat berupa baju putih lengan panjang, sarung, kampuh (ikat pinggang) berwarna kuning, serta udeng (ikat kepala).
Sementara para perempuan memakai kebaya coklat dengan atasan merah lengan panjang, dilengkapi dengan pija (beras yang ditempelkan di dahi) dan membawa banten (sesajen).
“Seluruh umat Hindu, khususnya di Kecamatan Umbulsari, hari ini melaksanakan upacara Tawur Agung sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Suci Nyepi,” ujar Sudarmani, Pemangku Pura Swasty Dharma di Dusun Krajan Kidul, Desa Sukoreno.
Sudarmani menjelaskan bahwa Tawur Agung atau pencaruan merupakan ritual suci sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Hyang Widi dan bentuk penghormatan terhadap buta kala (roh jahat) serta untuk membersihkan alam semesta dari energi negatif.
“Selain sebagai ungkapan syukur, ritual ini juga bertujuan menciptakan suasana yang bersih dan positif agar pelaksanaan Nyepi berjalan khidmat tanpa gangguan,” jelasnya.
Pada tahun ini, upacara Tawur Agung mengusung tema “Menawa Sewa, Madawa Sewa” yang berarti melayani sesama sama dengan melayani Tuhan dan membersihkan alam semesta.
Sementara, Sudarmono, salah satu umat Hindu yang mengikuti upacara, menyebutkan bahwa tema Hari Suci Nyepi 2025 sangat relevan dengan kondisi kehidupan di Indonesia.
“ Cut berarti kesadaran dan ‘Ananda’ berarti kebahagiaan. Kebahagiaan tidak bisa dibeli. Ketika kita mengingat Tuhan, itu juga berarti kita mengingat nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Darmono ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi antar umat beragama.
“Sebagai warga negara yang berideologi Pancasila, kita harus saling menghormati meskipun berbeda keyakinan. Apa pun agamanya, semua harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” pesannya. (red)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Tiga Desa Datangi Inspektorat Nias Selatan, Ada apa dengan Laporan Dana Desa ?
12 September 2026
00:07
Hukum & Politik
Penyelidikan Belum Tuntas, Mengapa Kapal Tongkang Sudah Dilepas, GMKI Geruduk Polres Nias Selatan
11 September 2026
23:57
Pendidikan & Teknologi
Gus Fawait Sidak Dinas Pendidikan, Beasiswa Jember Tembus Target
11 September 2026
16:27
Hukum & Politik
Kebakaran Hutan Melanda Bromo Lagi, Wisata via Jemplang Ditutup
11 September 2026
16:25
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Perkebunan untuk Dekatkan Konsumen
11 September 2026
14:58