Detail Berita
Hukum & Politik
Masyarakat Menengah Bawah Mendapat Pendidikan Politik dari Bakesbangpol Banyuwangi
Pewarta : Evelyne Enewsindo
20 Desember 2023
13:20
BANYUWANGI, Enewsindo.co.id - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar penyuluhan dan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat yang ditempatkan di Pendopo Kecamatan Rogojampi, Rabu (20/12/2023) pagi hingga siang hari.
Hadir sebagai narasumber dari Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Banyuwangi, Dian Mardiyanto. Selain itu juga tamoak Dr. Haya, Rektor Universitas Bhakti Indonesia (UBI) Cluring, yang juga sebagai narasumber di acara Penyuluhan Pendidika Politik Bagi Masyarakat yang dipandu oleh ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo Banyuwangi, Hakim Said, sebagai moderator.
Seusai sekapur sirih Camat Rogojampi, Danisworo dan Plt Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, agenda pendidikan politik bagi masyarakat dimulai dengan paparan pertama oleh Dian Mardiyanto dari KPUD Banyuwangi. Dalam paparannya dengan tegas dia katakan, jika pemilu adalah sebuah sarana merebut kekuasaan secara sah . "Sedangkan bagi masyarakat, dengan politik bisa menghalalkan segala macam cara, " ujar Dian sembari mencontohkan bahwa berpolitik tersebut sudah ada sejak dirinya kecil.
"Contohnya, kita masih kecil beli jajan saja sembunyi-sembunyi. Dan untuk yang kedua, ada pula istilah tentang uang laki-laki dan uang perempuan," tegas Dian Mardiyanto.
Sedangkan Dr. Haya yg juga ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Banyuwangi sebagai narasumber kedua menekankan, bahwa pada momen pesta demokrasi sebaiknya harus bisa menempatkan diri.
"Jangan mau ditukar dengan tuket Situng seket 1 dapat Rp 50 ribu. Itu jangan mau. Jadi harus tetap punya pendirian sendiri," pesan Dr. Haya, yang merupakan santri alumni Salafiyah syafiiyah Sukorejo Situbondo, ini.
Sebelumnya, pada pembukaan acara tersebut, Kepala Bakesbangpol Muhammad Luthfi juga menyampaikan , saat-saat memasuki tahun politik harus betul-betul siap agar pemilu 2024 mendatang bisa terselenggara dengan aman dan lancar, harus pandai- pandai memilih tokoh yang tepat.
Luthfi berharap agar pemilu 2024 mendatang bisa berlangsung meriah riang gembira dengan datang ke TPS. "Karena harus ada target yang dipenuhi, maka kami mohon jangan Golput, karena itu merupakan ciri-ciri orang yang tidak benar. Pastikan 14 Februari 2024 anda datang ke TPS," himbau Luthfi sesaat bersama Camat Rogojampi Danisworo. (red)
Sedangkan Dr. Haya yg juga ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Banyuwangi sebagai narasumber kedua menekankan, bahwa pada momen pesta demokrasi sebaiknya harus bisa menempatkan diri.
"Jangan mau ditukar dengan tuket Situng seket 1 dapat Rp 50 ribu. Itu jangan mau. Jadi harus tetap punya pendirian sendiri," pesan Dr. Haya, yang merupakan santri alumni Salafiyah syafiiyah Sukorejo Situbondo, ini.
Sebelumnya, pada pembukaan acara tersebut, Kepala Bakesbangpol Muhammad Luthfi juga menyampaikan , saat-saat memasuki tahun politik harus betul-betul siap agar pemilu 2024 mendatang bisa terselenggara dengan aman dan lancar, harus pandai- pandai memilih tokoh yang tepat.
Luthfi berharap agar pemilu 2024 mendatang bisa berlangsung meriah riang gembira dengan datang ke TPS. "Karena harus ada target yang dipenuhi, maka kami mohon jangan Golput, karena itu merupakan ciri-ciri orang yang tidak benar. Pastikan 14 Februari 2024 anda datang ke TPS," himbau Luthfi sesaat bersama Camat Rogojampi Danisworo. (red)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Penguatan Kompetensi Guru PAUD Jadi Investasi Jangka Panjang, Sinergi Nias Selatan Tuai Apresiasi
4 Agustus 2026
10:47
Pendidikan & Teknologi
Pemkab Nias Selatan Perkuat Kesiapan Akreditasi PAUD Lewat Bimtek Peningkatan Kapasitas Pendidik
3 Agustus 2026
23:10
Hukum & Politik
Budaya Tak Sekadar Dipertontonkan, Bawomataluo Expo IV Jadi Motor Ekonomi Warga
3 Agustus 2026
23:01
Hukum & Politik
Strategi Kelola Isu Berbuah Prestasi, PTPN I Regional 5 Ubah Sentimen Negatif Jadi Positif
3 Agustus 2026
09:59
Hukum & Politik
Posting Buah Naga Berulat Berujung Teror, Guru Madrasah di Asahan Masih Menanti Kepastian Hukum
2 Agustus 2026
21:57