Detail Berita

Hukum & Politik

Korban Keracunan 431 Santri, Pengasuh Ponpes Sidoarjo Tegaskan Tak Ada Korban

Pewarta : Redaksi

02 September 2026

15:47

Ratusan Santri Ponpes Manba'ul Hikam Diduga Keracunan MBG (Foto: Istimewa)

SIDOARJO, enewsindo.co.id – Gelombang santri yang mengalami keluhan kesehatan di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo terus bertambah hingga menyentuh 431 orang pada, Rabu (2/9/2026) siang.

Gejala seperti mual hebat, muntah, pusing, dan nyeri perut mulai dirasakan para santri tingkat SMP serta SMA tak lama setelah mengonsumsi santapan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada siang hari.

Puluhan armada darurat dikerahkan untuk melarikan para korban ke RSUD Sidoarjo, Puskesmas Tanggulangin, RS Aisyiyah, dan RS Pancamayu agar segera memperoleh pertolongan medis secara intensif.

Situasi darurat ini sempat diwarnai kepanikan wali santri akibat beredarnya kabar di media sosial yang menyebutkan belasan anak meninggal dunia.

Merespons kepanikan publik tersebut, Pemkab Sidoarjo langsung menerjunkan tim gabungan dari Dinas Kesehatan dan laboratorium forensik untuk menguji sampel makanan yang dikonsumsi, sekaligus memastikan seluruh biaya pengobatan santri ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.

Di sisi lain, Pengasuh Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo KH Salim Imron bersama Bupati Sidoarjo Subandi bergerak cepat meluruskan kesimpangsiuran berita dan mengondisikan para wali santri.

KH Salim Imron menegaskan bahwa seluruh santri terdampak sudah dalam penanganan medis yang optimal serta membantah keras narasi adanya korban jiwa. 

"Sudah tertangani dengan baik di tiga rumah sakit. Tidak ada yang meninggal seperti kabar, itu hoaks ya," tegas Bupati Sidoarjo Subandi mengutip pernyataan bersama di lokasi. (*)


Tags : ##infosidoarjo ##keracunanmbg ##bupatisidoarjo ##ponpesmanbaulhikam

Ikuti Kami :

Komentar