Detail Berita

Hukum & Politik

Stiker Bansos Rp2,8 Miliar Di Kritik, DPRD Desak Alokasi Ulang

Pewarta : Redaksi

18 Agustus 2026

13:27

Suasana pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2026 di Komisi D DPRD Jember (Foto : Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id – Pengadaan stiker bantuan sosial (bansos) oleh Dinas Sosial Kabupaten Jember senilai Rp2,8 miliar menuai kritik tajam dari kalangan DPRD Kabupaten Jember saat pembahasan Rancangan Perubahan APBD pada Selasa (18/8/2026).

Alokasi dana yang diusulkan untuk cetak stiker penanda tersebut dinilai boros dan berpotensi menghamburkan anggaran daerah.

Para legislator menilai pengadaan atribut fisik stiker bernilai miliaran rupiah bukan merupakan kebutuhan mendesak dalam pendistribusian bansos. Pihak dewan mendorong pemerintah daerah untuk menyederhanakan jenis stiker demi menghemat anggaran yang dialokasikan.

Desakan pengalihan anggaran tersebut salah satunya disampaikan oleh fraksi dewan yang meminta pemangkasan porsi dana agar dapat dialokasikan ke program yang memberikan manfaat sosial yang lebih nyata.

"Kami sampaikan kepada Dinas Sosial agar ada pengurangan untuk anggaran stiker ini, bahkan mencapai Rp 1 miliar lebih. Supaya anggaran ini digeser ke program lain, terutama untuk program pemberdayaan dan perlindungan perempuan/anak," ujar Anggota Komisi D DPRD Jember dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Khoris.

DPRD Jember berharap evaluasi anggaran ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar penggunaan APBD senantiasa tepat sasaran, akuntabel, serta mengutamakan kepentingan rakyat kecil.



Tags : ##beritajember ##dprdjember ##bansosjember ##anggaranbansos ##infojember

Ikuti Kami :

Komentar