Detail Berita
Diskominfo Jember Dorong Media Perkuat Branding Positif Daerah
Pewarta : Evelyne
12 Agustus 2026
11:57
Kadiskominfo Kabupaten Jember Regar Jeane saat memberi sambutan (Foto : Evelyne)
JEMBER, enewsindo.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendorong media massa dan masyarakat memperkuat branding positif daerah sebagai bagian dari upaya mengejar ketertinggalan pembangunan selama satu dekade terakhir.
Kepala Diskominfo Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., M.Si., mengatakan pembangunan daerah membutuhkan dukungan masyarakat yang dapat dibangun melalui informasi yang positif, objektif, dan konstruktif.
Menurut dia, Jember memiliki potensi besar untuk berkembang dalam lima hingga 10 tahun mendatang. Ia membandingkan perkembangan Jember dengan Kabupaten Banyuwangi yang dalam 10–15 tahun terakhir mengalami kemajuan cukup pesat.
“Jember punya potensi untuk mengejar, bahkan menyalip dalam lima sampai 10 tahun ke depan,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Regar berharap media ikut menyampaikan berbagai perkembangan pembangunan sehingga terbentuk persepsi bahwa Jember berada di jalur yang tepat atau on the track.
Ia menilai keberadaan media sosial juga menjadi sarana strategis untuk memperluas informasi mengenai potensi daerah. Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyebarluaskan informasi positif mengenai Jember.
“Kalau ada informasi positif tentang Jember, silakan dibagikan melalui status WhatsApp atau grup. Akun media sosial pribadi juga bisa membantu branding daerah,” katanya.
Branding yang kuat, lanjut Regar, diharapkan dapat menarik masyarakat dari luar daerah untuk berkunjung ke Jember, baik untuk kepentingan wisata, investasi maupun kegiatan ekonomi lainnya.
Ia mengatakan Jember memiliki potensi wisata yang besar. Bahkan, apabila sebagian dari sekitar 2,6 juta penduduk Jember berwisata di daerah sendiri, aktivitas tersebut diyakini dapat ikut menggerakkan perekonomian lokal.
Selain sektor pariwisata, Pemkab Jember juga terus melakukan pembenahan konektivitas transportasi, termasuk upaya menghidupkan kembali bandara serta memperkuat keterhubungan melalui transportasi bus dan kereta api.
Dalam kesempatan tersebut, Regar juga menyampaikan pentingnya sinergi antara media, Diskominfo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Bea Cukai dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai ketentuan cukai serta peredaran rokok ilegal.
Kegiatan tersebut menjadi pelaksanaan pertama dalam dua tahun terakhir setelah sebelumnya tertunda karena belum adanya petunjuk dari Bea Cukai. Pada 2026, pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan setelah terdapat kepastian regulasi dan petunjuk teknis.
Regar menegaskan kerja sama dengan media tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Salah satunya media yang bekerja sama dengan Diskominfo harus memenuhi persyaratan verifikasi Dewan Pers.
Namun, verifikasi tersebut bukan berarti seluruh media yang memenuhi persyaratan otomatis mendapatkan kerja sama. Pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan ruang fiskal pemerintah daerah.
“Kita membutuhkan sentuhan kreatif dari semua pihak untuk membuat Jember menarik, bukan hanya bagi orang luar, tetapi juga bagi masyarakat Jember sendiri,” katanya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Longsor Mengisolasi Warga, Bupati Nias Selatan Prioritaskan Buka Akses Jalan
12 Agustus 2026
13:21
Hukum & Politik
Peredaran Rokok Ilegal di Jember Jadi Perhatian, Bea Cukai Ungkap Hampir 10 Juta Batang Diamankan
12 Agustus 2026
12:25
Hukum & Politik
Diskominfo Jember Dorong Media Perkuat Branding Positif Daerah
12 Agustus 2026
11:57
Pendidikan & Teknologi
Tak Ingin Ada Anak Tertinggal, Nias Selatan Susun Strategi Wajib Belajar Prasekolah hingga 2029
11 Agustus 2026
19:53
Ekonomi & Bisnis
Dekom PTPN I Turun ke Kebun, Tembakau Jember Masih Jadi Andalan
11 Agustus 2026
19:38