Detail Berita
Pesona Onolalu Jadi Panggung Budaya, Bupati Nias Selatan Ajak Warga Rawat Warisan Leluhur
Pewarta : Adil
11 Agustus 2026
18:22
Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia membuka Pesona Onolalu (foto : Adil)
NIAS SELATAN, enewsindo.co.id – Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di Kecamatan Onolalu. Bukan sekadar seremoni, momentum kemerdekaan dikemas melalui kegiatan Pesona Onolalu yang sekaligus menjadi panggung untuk merawat budaya dan memperkuat kebersamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut resmi dibuka Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia di halaman Kantor Camat Onolalu, Senin (10/8/2026). Sejumlah unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga warga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sokhiatulo mengapresiasi seluruh pihak yang ikut menyukseskan Pesona Onolalu. Mulai panitia, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga masyarakat yang ikut ambil bagian.
Menurut dia, Pesona Onolalu memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan menyambut hari kemerdekaan. Ajang tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga budaya leluhur agar tidak tergerus perkembangan zaman.
“Pesona Onolalu ini kita jadikan ajang kebersamaan untuk melestarikan budaya leluhur yang tidak boleh kita lupakan,” ujar Sokhiatulo.
Dia menyebut Kecamatan Onolalu memiliki posisi penting bagi Kabupaten Nias Selatan. Kecamatan tersebut merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Teluk Dalam dan hanya berjarak sekitar 12 kilometer dari ibu kota kabupaten.
Karena itu, Pemkab Nias Selatan memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan wilayah tersebut. Namun, perhatian pemerintah, kata Sokhiatulo, harus berjalan beriringan dengan partisipasi masyarakat.
Pelestarian budaya, lanjut dia, tidak cukup hanya melalui program pemerintah. Masyarakat harus menjadi bagian utama dalam menjaga warisan leluhur.
“Pelestarian budaya harus kita lakukan bersama-sama. Dan itu harus dimulai dari diri kita sendiri,” tegasnya.
Sokhiatulo juga mengingatkan masyarakat agar memaknai kemerdekaan dengan tindakan nyata. Sebab, kemerdekaan yang dirasakan saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Ada perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang harus dihargai dengan menjaga persatuan dan membangun daerah.
“Tugas kita mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta memberikan yang terbaik bagi generasi yang akan datang,” katanya.
Di sisi lain, Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas. Namun, proses pembangunan membutuhkan kesabaran dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Kita butuh kesabaran dan kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan meletakkan kepentingan masyarakat di atas segala-galanya,” ujarnya.
Pembukaan Pesona Onolalu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Nias Selatan Wirahati Loi, Anggota DPRD Legat Harita, Ketua TP PKK Kabupaten Nias Selatan, Camat Onolalu Walaupun Sarumaha, S.Pd., M.A., M.I.P., sejumlah kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tamu undangan, serta masyarakat Kecamatan Onolalu.
Pesona Onolalu pun diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk merawat identitas budaya sekaligus meneguhkan semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Tak Ingin Ada Anak Tertinggal, Nias Selatan Susun Strategi Wajib Belajar Prasekolah hingga 2029
11 Agustus 2026
19:53
Ekonomi & Bisnis
Dekom PTPN I Turun ke Kebun, Tembakau Jember Masih Jadi Andalan
11 Agustus 2026
19:38
Ekonomi & Bisnis
Edamame Tembus 12 Ton, Dekom PTPN I Apresiasi Inovasi Mitratani Dua Tujuh
11 Agustus 2026
19:15
Hukum & Politik
Pesona Onolalu Jadi Panggung Budaya, Bupati Nias Selatan Ajak Warga Rawat Warisan Leluhur
11 Agustus 2026
18:22
Hukum & Politik
Tak Hanya untuk Belajar, GOR SMPN 7 Jember Diproyeksikan Jadi Kawah Candradimuka Atlet Muda
11 Agustus 2026
07:47