Detail Berita
Bangun SDM dari Sekolah, Pemprov Sumut Siapkan Nias Keluar dari Daerah Tertinggal
Pewarta : Adil
23 Juli 2026
10:22
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli dampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya melihat pembangunan di SMK Negeri 1 Gunungsitoli (Foto : Adil)
KEPULAUAN NIAS, enewsindo.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tak ingin Kepulauan Nias terus menyandang status daerah tertinggal. Salah satu langkah yang digenjot adalah mempercepat pembangunan sektor pendidikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Komitmen itu ditegaskan Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya saat meninjau progres pembangunan SMK Negeri 1 Gunungsitoli, Rabu (22/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Surya didampingi Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli.
Menurut Surya, dirinya hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk memastikan berbagai program pembangunan yang telah dirintis di Kepulauan Nias berjalan sesuai target. Pendidikan, kata dia, menjadi salah satu sektor strategis untuk mempercepat kemajuan daerah.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kepulauan Nias masih masuk kategori daerah tertinggal. Karena itu kami menargetkan, sebelum masa kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur berakhir, seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara sudah keluar dari status tersebut," tegas Surya.
Ia menilai peningkatan mutu pendidikan vokasi akan melahirkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.
Rombongan Pemprov Sumut disambut Kepala SMK Negeri 1 Gunungsitoli Edid Bestaria Zendrato, Ketua Komite Sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan para siswa.
Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap percepatan pembangunan di Kepulauan Nias.
Menurutnya, dukungan tersebut mulai dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang menyasar sektor infrastruktur hingga pendidikan.
Ia menjelaskan, SMK Negeri 1 Gunungsitoli saat ini memiliki lebih dari 1.000 peserta didik yang dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil, mandiri, dan siap bersaing di dunia usaha maupun industri. Namun, sekolah masih membutuhkan tambahan sarana praktik kejuruan agar proses pembelajaran vokasi berjalan lebih maksimal.
"Kami berharap dukungan pemerintah provinsi terus berlanjut sehingga fasilitas pendidikan semakin lengkap dan mampu mencetak lulusan yang kompeten," ujar Sowa'a.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen memperkuat sinergi pembangunan pendidikan sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas SDM sekaligus mempercepat Kepulauan Nias terbebas dari status daerah tertinggal. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Dana Desa Bawootalua Diaudit, Empat Proyek Fisik Diperiksa, Warga Tagih Transparansi Hasil
23 Juli 2026
23:11
Advertorial
Bawömataluo Expo IV Angkat Pesona Budaya Nias, Digelar 27 Juli–2 Agustus 2026
23 Juli 2026
20:59
Hukum & Politik
Gus Fawait Luncurkan Mobil Home Care, Warga Miskin Jember Kini Punya Dokter Keluarga
23 Juli 2026
18:32
Pendidikan & Teknologi
Bangun SDM dari Sekolah, Pemprov Sumut Siapkan Nias Keluar dari Daerah Tertinggal
23 Juli 2026
10:22
Advertorial
Menggema dari Lereng Ijen, JCE Bershalawat Perkuat Spirit Kebersamaan dan Semangat Kerja
22 Juli 2026
15:31