Detail Berita
Jember Siapkan Home Care Terpadu, Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial
Pewarta : Evelyne
22 Juli 2026
15:08
A.Hilmi datangi Salma berumur 90 Tahun warga dusun Rowo Desa Mrawan kecamatan Mayang (foto : Evelyne )
JEMBER, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Jember mulai memperkuat layanan bagi kelompok rentan melalui pengembangan program home visit menjadi home care. Program hasil kolaborasi Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan ini menyasar lansia tunggal, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, serta warga rentan yang membutuhkan pendampingan secara langsung di rumah.
Program tersebut diawali dengan kunjungan kepada Salma (90) dan Diah, warga Dusun Rowo, RT 002/RW 016, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang saat acara Bunga Desaku. Dalam kunjungan itu, pemerintah memberikan bantuan berupa kasur, paket sembako, serta sandang, sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan.
Bupati Jember Muhammad Fawait melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember A. Hilmi mengatakan, program home care menjadi bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan warga rentan memperoleh layanan kesehatan dan bantuan sosial secara terpadu.
"Program ini kami kembangkan dari home visit menjadi home care. Fokus awal kami adalah lansia tunggal, kemudian diperluas kepada penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, dan warga rentan lainnya. Mereka akan mendapat layanan kesehatan rutin sekaligus pendampingan sosial," ujar Hilmi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program melibatkan Dinas Kesehatan, pemerintah desa, kecamatan, Dinas Kependudukan, hingga perangkat RT dan RW. Mereka bertugas mendata sekaligus mendeteksi warga yang membutuhkan penanganan.
Petugas nantinya akan mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan sederhana seperti pemberian obat penurun tekanan darah bila diperlukan, serta memastikan kondisi sosial penerima bantuan.
Selain layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, mulai Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan beras dari Bulog, hingga sembako dari Dinas Sosial bagi warga yang memenuhi syarat.
Hilmi menyebut, sasaran utama program adalah warga pada kategori desil 1 hingga desil 5 yang belum pernah menerima bantuan sosial. Saat ini, jumlah lansia di Kabupaten Jember mencapai sekitar 150 ribu orang sehingga diperlukan pemetaan secara bertahap agar bantuan tepat sasaran.
Menurut dia, wilayah Sumberjambe dan Sumberbaru menjadi prioritas awal karena memiliki jumlah warga pada desil 1 dan desil 2 yang relatif tinggi. Proses verifikasi data juga melibatkan mahasiswa agar validasi penerima bantuan lebih akurat.
"Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada lagi lansia maupun warga rentan yang terlewat dari layanan. Melalui kolaborasi lintas sektor, kami berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan tepat sasaran," kata Hilmi. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Advertorial
Menggema dari Lereng Ijen, JCE Bershalawat Perkuat Spirit Kebersamaan dan Semangat Kerja
22 Juli 2026
15:31
Hukum & Politik
Jember Siapkan Home Care Terpadu, Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial
22 Juli 2026
15:08
Hukum & Politik
Semester I 2026, Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba dan Sita 5,3 Ton Barang Bukti
22 Juli 2026
10:12
Hukum & Politik
DPRD Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Mas Rio Siapkan Satgas Aset Kejar PAD
22 Juli 2026
08:41
Advertorial
Syukuri Hari Lahir, Wakil Ketua DPRD Jember Fatmawati Berbagi Sembako untuk Kaum Duafa
21 Juli 2026
17:06