Detail Berita
Ratusan Massa PMII Jatim Gelar Aksi Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih
Pewarta : Redaksi
26 Juni 2026
14:46
Ratusan kader PKC PMII Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya (Foto : Istimewa)
SURABAYA, enewsindo.co.id - Ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, sebagai bentuk penolakan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.
Dalam aksi yang berlangsung sejak siang hari itu, massa menyuarakan penolakan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, hingga menyoroti persoalan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di wilayah Jawa Timur.
Aksi sempat berlangsung kondusif dengan penyampaian orasi dari para peserta. Namun situasi memanas ketika massa menilai perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hadir untuk menemui demonstran tidak memiliki kewenangan dalam menjawab tuntutan yang disampaikan.
Kekecewaan tersebut memicu aksi blokade di Jalan Pahlawan serta pembakaran sampah di tengah jalan yang menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat ditutup sementara.
Sekretaris PKC PMII Jawa Timur, Abdul Razak, menegaskan bahwa demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap sejumlah program yang dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh.
"Tuntutannya kami menolak program MBG dan Kopdes Merah Putih. Kami menolak, dan meminta ditutup total. Kami menolak pembangunan di lahan pertanian produktif di Jawa Timur melibatkan batalyon." Ujarnya.
Razak juga menambahkan bahwa pihaknya meminta pemerintah segera mencabut izin pertambangan yang dinilai merusak lingkungan serta mengancam keberlangsungan kawasan produktif.
Selain menyampaikan tuntutan, PMII Jawa Timur juga mengungkapkan kekecewaan atas respons pemerintah daerah yang dianggap belum menghadirkan pejabat berwenang untuk berdialog secara langsung.
Menurut Razak, massa berharap sedikitnya kepala dinas atau pejabat yang memiliki otoritas terhadap isu yang dibahas dapat menemui peserta aksi sehingga aspirasi yang disampaikan memperoleh tanggapan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menjelang sore hari, massa akhirnya membubarkan diri secara bertahap. Sebelum meninggalkan lokasi, para peserta aksi kembali menyuarakan aspirasi mereka melalui teriakan, bunyi klakson kendaraan, serta knalpot sebagai simbol kekecewaan terhadap respons pemerintah.
PMII Jawa Timur juga membuka kemungkinan akan kembali menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan yang mereka sampaikan tidak mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
CONTENT CREATOR BLUEPRINT
26 Juni 2026
15:36
Hukum & Politik
Asal Meteran Listrik yang Diamankan Masih Misteri, PLN Sebut Pegawai Terduga Sudah Dipecat
26 Juni 2026
15:26
Hukum & Politik
Video Viral Tuding Ikut Memukul, Kades Hiligambukha Buka Suara : Saya Justru Amankan Anak
26 Juni 2026
15:09
Hukum & Politik
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Desak Audit Dugaan Kebocoran Retribusi Pasar Tanjung
26 Juni 2026
15:04
Hukum & Politik
Ratusan Massa PMII Jatim Gelar Aksi Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih
26 Juni 2026
14:46