Detail Berita
Berangkat ke Jambore Nasional, Kontingen Pramuka Jember Diminta Jaga Akhlak dan Nama Baik Daerah
Pewarta : Evelyne
10 Agustus 2026
13:37
Bupati Jember Dr.Muhammad Fawait berangkat kontingen Pramuka ke Jambore di Pendopo Wahyawibawagraha (foto : Evelyne)
JEMBER, enewsindo.co.id – Wajah penuh semangat tampak dari para anggota Pramuka yang masuk dalam kontingen Jember menuju kegiatan Pramuka tingkat nasional. Mereka mendapat bekal pesan penting dari Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., sebelum bertolak mengikuti kegiatan tersebut.
Bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi para peserta diminta membawa nama besar Kabupaten Jember. Mulai dari nama orang tua, sekolah, guru, hingga Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jember.
Bupati menegaskan, keberangkatan kontingen tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jember. Anggaran telah disiapkan sehingga peserta tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi untuk mengikuti kegiatan.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman dan pembelajaran di luar lingkungan sekolah.
“Adik-adik ini berangkat dengan anggaran yang sudah disiapkan pemerintah daerah. Tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi sepeser pun,” kata Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait dalam sambutannya, Senin (10/8/2026).
Dia menyebut, kesempatan mengikuti Jambore Nasional bukanlah sesuatu yang datang setiap tahun. Kegiatan tersebut merupakan agenda besar yang digelar secara berkala dan menjadi pengalaman berharga bagi anggota Pramuka yang terpilih.
Dari ribuan pelajar di Kabupaten Jember, hanya sebagian yang mendapat kesempatan menjadi bagian dari kontingen. Karena itu, Gus Fawait meminta para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
“Ini kesempatan yang luar biasa. Dari ribuan siswa di Jember, tidak semuanya bisa berangkat. Kalian adalah anak-anak pilihan yang mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman yang mungkin tidak akan didapatkan dari buku maupun teori di sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan Pramuka juga dapat menjadi bekal bagi masa depan. Bahkan, rekam pengalaman dan prestasi tertentu dapat menjadi nilai tambah ketika peserta melanjutkan pendidikan maupun meniti karier.
Namun, Gus Fawait mengingatkan agar peserta tidak menjadikan prestasi sebagai satu-satunya tujuan. Ada hal yang jauh lebih penting, yakni menjaga akhlak. “Juara itu bonus. Prestasi itu bonus. Yang paling utama adalah akhlak,” tegasnya.
Pesan tersebut disampaikan, karena para peserta selama kegiatan tidak hanya membawa identitas pribadi. Mereka juga menjadi representasi Kabupaten Jember. Karena itu, setiap sikap dan perilaku peserta akan menjadi bagian dari citra daerah yang mereka wakili.
“Jaga nama baik Kabupaten Jember, jaga nama baik Kwarcab Gerakan Pramuka Jember, jaga nama baik orang tua, sekolah, dan guru. Kalian berangkat bukan hanya membawa nama pribadi,” pesannya.
Gus Fawait juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter dalam membangun generasi masa depan. Menurut dia, negara-negara maju tidak hanya mengedepankan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menempatkan pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.
“Ilmu yang paling utama adalah ilmu tentang bagaimana kita menjalani kehidupan dengan baik. Afdhalul 'ilmi 'ilmul hal,” katanya.
Dia juga mengutip ajaran Rasulullah SAW tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan. Menurut Fawait, keberhasilan seseorang dalam pendidikan, pekerjaan, kehidupan sosial, hingga ibadah tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga karakter.
“Innama bu'istu liutammima makarimal akhlak. Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak,” tuturnya.
Gus Fawait berharap kontingen Jember mampu menunjukkan karakter generasi muda yang santun, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak. Dengan begitu, keikutsertaan dalam Jambore Nasional tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga pengalaman yang membentuk kepribadian peserta.
“Buktikan bahwa anak-anak Jember adalah anak-anak yang berkarakter dan berakhlak. Prestasi penting, tetapi akhlak harus menjadi fondasi utama,” pungkasnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Jember Perkuat Edukasi hingga Pelosok Desa
10 Agustus 2026
15:48
Hukum & Politik
Upacara Senin Jadi Momentum, Pj Sekda Tagih Penyelesaian Temuan BPK
10 Agustus 2026
13:48
Pendidikan & Teknologi
Berangkat ke Jambore Nasional, Kontingen Pramuka Jember Diminta Jaga Akhlak dan Nama Baik Daerah
10 Agustus 2026
13:37
Pendidikan & Teknologi
Kadisdik Kediri Dorong MKKS-MGMP Jadi Motor Pendidikan Bermutu
10 Agustus 2026
10:33
Hukum & Politik
Bedah Rumah di Jember Tak Hanya Soal Hunian, Pemkab Siapkan Integrasi dengan Layanan Kesehatan
10 Agustus 2026
07:41