Detail Berita
Dinsos Jatim Monitoring Penerima PPKS di Bangsalsari, Dorong Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas
Pewarta : Redaksi
25 Juni 2026
10:44
Tim Dinsos Jatim meninjau penerima bantuan usaha produktif Program PPKS di Desa Bangsalsari, Jember.
JEMBER, enewsindo.co.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan sosial yang menyasar kelompok rentan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerima manfaat Program Penerima Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Kegiatan ini bertujuan memastikan bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kemandirian ekonomi penerima.
Dalam kegiatan tersebut, tim Humas Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mengunjungi Sri Nurhayati, penyandang disabilitas yang menerima bantuan sarana usaha produktif. Bantuan yang diberikan berupa etalase, timbangan digital, dan kompor gas yang digunakan untuk menunjang usaha perdagangan yang telah dijalankannya. Selain melakukan peninjauan, tim juga berdialog secara langsung guna mengetahui perkembangan usaha serta berbagai kebutuhan yang masih diperlukan.
Saat ini, Sri Nurhayati mengelola usaha penjualan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, hasil pertanian, buah-buahan musiman, hingga makanan ringan. Dukungan peralatan usaha tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas peluang ekonomi yang dimiliki. Selain bantuan sarana usaha, dalam kesempatan itu juga diserahkan paket sembako sebagai bentuk perhatian kepada penerima manfaat.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Bangsalsari, Novi Arifiani, menyampaikan bahwa program pemberdayaan seperti ini memiliki peran penting dalam membantu penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan produktif. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi modal untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan.
"Program ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk lebih mandiri secara ekonomi. Bantuan peralatan usaha yang diberikan dapat menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarga," ujar Novi Arifiani.
Lebih lanjut, Novi berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, pendamping sosial, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar program kesejahteraan sosial berjalan secara efektif dan tepat sasaran. Ia juga mengajak para penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya serta terus mengembangkan usaha yang dimiliki.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, pemerintah dapat melihat secara langsung dampak program yang telah dijalankan. Keberhasilan penerima manfaat dalam mengembangkan usaha diharapkan menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha yang produktif dan berkelanjutan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Jaga Stabilitas Lapas, Kalapas Banyuwangi Minta Pegawai Tegakkan Aturan Tanpa Kompromi
26 Juni 2026
10:39
Hukum & Politik
Kasus Dugaan Penyimpangan Klaim BPJS Naik ke Penyidikan, Pelapor Minta Kejari Transparan
26 Juni 2026
10:20
Hukum & Politik
MBG Jadi Sorotan di DPRD Sampang, Satu Kelompok Mendukung, PMII Desak Evaluasi Total
26 Juni 2026
10:18
Hukum & Politik
Mobil Distribusi SPPG Sumberjambe Tabrak Tembok Rumah Warga Saat Dipanaskan
26 Juni 2026
10:08
Hukum & Politik
Dulu Diburu, Kini Dijaga : Penyu di Nias Selatan Butuh Perlindungan Serius
25 Juni 2026
15:51