Detail Berita
Gagal Lolos ke 16 Besar Liga 4, Persid Jember Diwarnai Gesekan Suporter dan Manajemen
Pewarta : Redaksi
17 Juni 2026
13:11
Suasana haru menyelimuti Persid Jember usai dipastikan gagal melaju ke Babak 16 Besar Liga 4 Indonesia (Foto : Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Harapan Persid Jember untuk melangkah ke Babak 16 Besar Liga 4 Indonesia harus berakhir meski berhasil meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup.
Bermain di Stadion Jember Sport Garden (JSG), tim berjuluk Laskar Pandhalungan sukses menaklukkan Persiharjo dengan skor tipis 1-0. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mengantarkan Persid melaju ke putaran berikutnya karena kalah dalam perhitungan head to head dengan Persak Kebumen.
Kegagalan tersebut memicu kekecewaan mendalam dari para pendukung yang memadati stadion. Seusai pertandingan, sejumlah suporter tampak mendatangi area yang diduga menjadi tempat berkumpulnya manajemen dan pemain.
Situasi sempat memanas ketika para suporter berusaha meminta penjelasan terkait hasil yang membuat Persid harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat di kompetisi musim ini.
Di tengah suasana penuh emosi tersebut, Manajer Persid Jember, M. Sholahuddin Amrulloh, memilih menemui para suporter secara langsung. Pria yang akrab disapa Om Jo itu menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim mewujudkan harapan masyarakat Jember.
"Pelatih berjuang, pemain berjuang, manajemen berjuang, suporter juga berjuang. Namun kami mohon maaf karena belum mampu membawa Persid melangkah lebih jauh,” ujarnya dengan nada haru di hadapan para pendukung.
Sementara itu, suasana emosional juga terlihat di lapangan setelah pertandingan berakhir. Beberapa pemain tidak mampu menyembunyikan rasa kecewa setelah mengetahui kemenangan yang diraih tidak mengubah nasib tim di klasemen akhir.
Air mata para pemain menjadi gambaran besarnya harapan yang telah mereka perjuangkan sepanjang kompetisi.
Pelatih Persid Jember, Nurul Huda, menilai kegagalan tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama. Menurutnya, pembenahan tidak hanya menyangkut aspek teknis permainan, tetapi juga perlu dilakukan secara menyeluruh mulai dari manajemen tim, peningkatan kualitas latihan, pemenuhan kebutuhan gizi pemain hingga penguatan mental bertanding.
Ia berharap pengalaman musim ini dapat menjadi pelajaran berharga agar Persid Jember mampu tampil lebih kompetitif dan meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi mendatang.
Meski langkah Persid Jember terhenti, dukungan suporter dan masyarakat diharapkan tetap mengalir. Kebersamaan yang selama ini terjalin menjadi modal penting bagi Laskar Pandhalungan untuk bangkit dan kembali berjuang membawa nama Jember pada musim berikutnya.(*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Posting Buah Naga Berulat Berujung Teror, Guru Madrasah di Asahan Masih Menanti Kepastian Hukum
2 Agustus 2026
21:57
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Harapkan Turnamen Piala Kemerdekaan Lahirkan Atlet Sepak Bola Berprestasi
2 Agustus 2026
20:21
Hukum & Politik
Lima ABH Spesialis Bobol Ruko dan Sekolah di Banyuwangi Dibekuk Tim Macan Blambangan
2 Agustus 2026
18:39
Ekonomi & Bisnis
Festival JKCI Ke-8 Promosikan Tembakau Jember ke Dunia, Hadirkan Peserta dari Sembilan Negara
2 Agustus 2026
17:15
Ekonomi & Bisnis
Merawat Warisan Tembakau Jember Ketika Sebuah Daun Menyimpan Sejarah, Menghidupi Manusia, dan Menatap Masa Depan
2 Agustus 2026
17:00