Detail Berita

Hukum & Politik

BEM Bersatu Tegaskan Gerakan Mahasiswa Harus Bebas dari Kepentingan Politik

Pewarta : Redaksi

17 Juni 2026

13:22

BEM Bersatu menyampaikan sikap terkait independensi gerakan mahasiswa dalam konferensi pers di Jakarta Timur. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, enewsindo.co.id - 

Aliansi BEM Bersatu menyampaikan sikap tegas terhadap dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah gerakan mahasiswa yang belakangan menjadi sorotan publik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2026). Mereka menilai independensi mahasiswa harus tetap dijaga agar tidak dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan di luar aspirasi masyarakat.

Perwakilan BEM Bersatu, Rahmat Djimbula selaku Ketua BEM Hukum UIC, mengungkapkan adanya sejumlah hal yang menurut mereka patut dicermati terkait salah satu penggerak aksi mahasiswa, Tiyo Ardianto.

"Temuan tersebut didasarkan pada informasi mengenai kendaraan yang digunakan Tiyo serta keterkaitannya dengan sejumlah tokoh yang memiliki latar belakang politik maupun militer," ujarnya.

Menurut Rahmat Djimbula, dugaan tersebut semakin menguat karena munculnya sejumlah nama yang dinilai memiliki hubungan dengan jaringan politik tertentu.

Selain itu, kehadiran beberapa tokoh publik dan politisi dalam kegiatan yang berkaitan dengan penggerak aksi juga menjadi perhatian BEM Bersatu. Mereka menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian agar gerakan mahasiswa tidak kehilangan independensinya.

“Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan,” tegas Rahmat.

Dalam kesempatan yang sama, BEM Bersatu turut menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka mendesak agar gerakan mahasiswa terbebas dari pendanaan, fasilitas, maupun bentuk intervensi politik praktis lainnya.

Selain itu, mereka juga menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis dengan catatan adanya perbaikan tata kelola agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan transparan.

Tidak hanya itu, aliansi tersebut juga menyuarakan dukungan terhadap upaya penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi.

Mereka mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia untuk terus mengawal proses hukum secara kritis, objektif, dan tanpa keberpihakan. Hingga berita ini ditulis, Tiyo Ardianto yang telah dihubungi untuk memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut belum memberikan respons. (*)

Tags : #fyp #beritajember #mahasiswa #infojakarta

Ikuti Kami :

Komentar