JEMBER, enewsindo.co.id -Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya meningkatkan daya tarik investasi daerah melalui penguatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan koordinasi antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember dengan Tim Substansi Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Jawa Timur.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan strategi promosi investasi agar lebih efektif dalam menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Jember.Dalam forum tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah kolaboratif untuk memperluas promosi potensi daerah.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana pendampingan dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkenalkan peluang investasi kepada berbagai asosiasi bisnis asing yang berada di Surabaya.
Skema pendampingan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi investor untuk mengenal potensi ekonomi yang dimiliki Jember.
A.A. Wijaya selaku JFAK Ahli Muda pada Tim Substansi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Jember menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini terus melakukan berbagai upaya percepatan investasi melalui penyusunan dokumen potensi investasi, pemetaan sektor unggulan, pengembangan program rumpun investasi, hingga optimalisasi pemanfaatan aset daerah yang memiliki nilai ekonomi.
“Promosi investasi tidak cukup hanya dilakukan melalui publikasi. Data potensi daerah yang lengkap, akurat, dan komprehensif menjadi faktor penting agar investor dapat memahami peluang usaha yang tersedia secara jelas. Data tersebut juga dapat dikembangkan menjadi proyek investasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar A.A. Wijaya.
Kabupaten Jember sendiri memiliki sejumlah sektor potensial yang terus didorong untuk menarik investasi. Di antaranya pengembangan kawasan wisata terpadu Watu Ulo-Papuma, destinasi wisata Puncak Rembangan, serta komoditas unggulan seperti kopi dan tembakau yang selama ini menjadi kekuatan ekonomi daerah. Pemerintah daerah juga terus memperkuat fasilitasi bagi calon investor yang ingin melakukan penjajakan maupun merealisasikan investasi di wilayah Jember.
Selain membahas promosi investasi, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung perencanaan penanaman modal yang berkelanjutan. DPMPTSP Kabupaten Jember berkomitmen melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perguruan tinggi, serta lembaga strategis lainnya untuk menyusun data potensi daerah yang lebih terintegrasi dan siap dikembangkan menjadi proyek investasi yang layak ditawarkan kepada investor.
Melalui koordinasi yang terus diperkuat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, diharapkan ekosistem investasi di Jember semakin kompetitif, transparan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. Kehadiran investasi baru tidak hanya diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)