Detail Berita

Hukum & Politik

Operasional SPPG di Jember Terhenti, Distribusi MBG Terganggu

Pewarta : Redaksi

09 Juni 2026

10:26

Ketua Harian Satgas MBG Jember, Indra Tri Purnomo, memberikan keterangan terkait penghentian sementara operasional sejumlah SPPG di Jember. (Foto: Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember menghadapi kendala setelah sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pelaksana program menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu.

Penghentian layanan tersebut terjadi karena dana Bantuan Pemerintah (Banper) yang menjadi sumber pembiayaan program belum diterima oleh beberapa SPPG di daerah tersebut. Kondisi ini berdampak pada terhentinya distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Beberapa pengelola SPPG telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pihak sekolah terkait penghentian sementara layanan hingga ada kepastian mengenai pencairan dana dari pemerintah pusat. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan program yang selama ini menjadi salah satu prioritas nasional.

Ketua Harian Satgas MBG Jember, Indra Tri Purnomo, membenarkan adanya sejumlah dapur MBG yang tidak lagi beroperasi sementara. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap SPPG yang terdampak dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai langkah yang akan diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami masih melakukan pendataan terhadap SPPG yang menghentikan operasionalnya dan saat ini terus berkoordinasi dengan koordinator wilayah serta menunggu informasi resmi dari BGN terkait kelanjutan operasional mereka,” ujar Indra Tri Purnomo.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Jember sekaligus Ketua Satgas MBG Jember, Achmad Imam Fauzi, menilai penghentian sementara operasional sejumlah SPPG kemungkinan berkaitan dengan proses evaluasi yang sedang dilakukan pemerintah pusat terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Menurutnya, evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya perbaikan tata kelola agar program dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Fauzi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tetap mendukung penuh pelaksanaan program MBG. Ia menyebut pemerintah daerah berkomitmen mengawal pelaksanaan program secara ketat, termasuk melalui sistem pengawasan dan evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya.

"Pemkab juga menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran aturan dalam pelaksanaan program dan akan terus mengutamakan kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat." Tegasnya.

Sebelumnya, Satgas MBG Jember telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap ratusan SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari persiapan Jember yang diproyeksikan menjadi daerah percontohan nasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah pusat untuk menyempurnakan pelaksanaan program ke depan. (*)


Tags : #fyp #beritajember #mbg #infojember

Ikuti Kami :

Komentar