Detail Berita

Hukum & Politik

Kebakaran Ludeskan Dua Rumah di Bondowoso, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

Pewarta : Redaksi

09 Juni 2026

10:12

kebakaran menghanguskan dua rumah milik kakak beradik di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah (DS), Bondowoso (Foto: Istimewa)

BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Kebakaran hebat melanda dua rumah milik kakak beradik di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah (DS), Kabupaten Bondowoso, pada Senin (8/6/2026) malam.

Peristiwa tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga memusnahkan berbagai harta benda milik korban yang selama bertahun-tahun dikumpulkan untuk kebutuhan keluarga.

Saat kejadian berlangsung, Munir sedang berada di rumah usai menunaikan salat. Suasana yang awalnya tenang mendadak berubah panik ketika ia mendengar suara gemuruh dari arah dapur rumah saudaranya yang saat itu dalam keadaan kosong. Ketika diperiksa, api sudah membesar dan dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitarnya.

Menyadari bahaya yang semakin dekat, Munir langsung meminta pertolongan warga sekitar. Namun di tengah kepanikan tersebut, pikirannya hanya tertuju pada keselamatan anggota keluarganya. Ia bergegas masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan ibu kandungnya yang telah berusia sekitar 100 tahun dan mengalami keterbatasan fisik.

Dengan tenaga seadanya, Munir menggendong sang ibu keluar rumah menuju lokasi yang lebih aman. Setelah memastikan ibunya selamat dari kobaran api, ia kembali masuk ke dalam rumah yang mulai dipenuhi asap untuk menyelamatkan istrinya yang sedang sakit. Tindakan itu dilakukan tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri demi memastikan seluruh anggota keluarga berhasil dievakuasi.

Dalam keterangannya, Munir mengaku saat itu tidak sempat memikirkan barang-barang berharga yang berada di dalam rumah. Fokus utamanya hanyalah menyelamatkan nyawa keluarganya.

"Saat itu yang pertama kali terlihat hanya ibu. Langsung saya gendong sendirian keluar," ungkap Munir saat menceritakan detik-detik kebakaran yang menimpa keluarganya.

Akibat peristiwa tersebut, seluruh isi rumah nyaris tidak ada yang berhasil diselamatkan. Satu unit sepeda motor, televisi, perabot rumah tangga, pakaian, hingga uang tunai yang disimpan di dalam rumah habis dilalap api. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

Yang paling menyedihkan bagi Munir adalah hangusnya uang hasil penjualan seekor pedet betina yang selama ini disisihkan untuk keperluan pendidikan anaknya. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli laptop bagi sang anak yang sedang menempuh pendidikan tinggi sambil belajar di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Cermee.

Selain itu, tabungan hasil kerja keras dirinya dan sang istri sebagai buruh harian juga ikut musnah dalam kebakaran tersebut. Dengan nada sedih, Munir mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah uang yang tersimpan karena sebagian merupakan hasil tabungan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun.

"Ada juga uang saya dan istri hasil kerja buruh kuli yang dikumpulkan, saya tidak tahu persis berapa jumlahnya, semua ikut terbakar," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy, menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.07 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, tim pemadam segera menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit water supply dan satu armada Kasento untuk mengendalikan kobaran api yang terus membesar.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena lokasi rumah berada di kawasan permukiman padat penduduk dan memiliki akses yang terbatas. Petugas harus membentangkan selang hingga puluhan meter agar air dapat menjangkau titik api.

"Kami mengerahkan 3 unit water supply dan satu armada Kasento. Jadi, lebih dari 20 ribu liter air yang dihabiskan untuk memadamkan api," jelas Tedy.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi yang melihat api pertama kali muncul dari area dapur rumah yang saat itu sedang tidak berpenghuni.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban yang harus kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda yang mereka miliki. (*)


Tags : #Kebakaran #Bondowoso #KebakaranBondowoso #KebakaranRumah #DamkarBondowoso

Ikuti Kami :

Komentar