Detail Berita
Kebocoran Pipa Gas di Babelan Diduga Terkait Pemasangan Pipa BBM
Pewarta : Redaksi
08 Juni 2026
18:22
Semburan gas akibat kebocoran pipa di Babelan, Kabupaten Bekasi. (Foto: Istimewa)
BEKASI, enewsindo.co.id - Insiden kebocoran pipa gas milik Pertamina EP terjadi di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/6/2026). Peristiwa itu sempat menarik perhatian masyarakat setelah video semburan gas yang muncul dari area lokasi kejadian beredar luas di media sosial.
Warga sekitar dilaporkan sempat panik karena semburan gas terlihat cukup tinggi dan terjadi di dekat kawasan permukiman.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, PT Pertamina (Persero) bersama tim terkait segera melakukan langkah penanganan darurat di lokasi. Area sekitar titik kebocoran diamankan untuk mencegah potensi risiko yang lebih besar, sekaligus memastikan proses penanganan dapat berjalan dengan aman.
Upaya mitigasi juga dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur gabungan, termasuk petugas pemadam kebakaran dan pihak berwenang setempat.
Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Gas (Pertagas), Imam Rismanto, menjelaskan bahwa kebocoran telah berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat setelah terkonfirmasi.
“Kebocoran terkonfirmasi terjadi pada sore pukul 16.50 WIB dan berhasil tertangani pukul 18.15 WIB.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa langkah penanganan darurat segera dilakukan setelah laporan diterima oleh pihak terkait.
Lebih lanjut, Imam Rismanto menyampaikan bahwa indikasi awal mengarah pada aktivitas pemasangan pipa BBM jalur Cikampek–Plumpang yang diduga berkaitan dengan terjadinya kebocoran pada pipa gas tersebut.
Setelah kondisi berhasil dikendalikan, aliran gas dihentikan sementara untuk mengisolasi titik kebocoran sekaligus mencegah kemungkinan risiko lanjutan selama proses pemulihan berlangsung.
Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi membenarkan adanya laporan mengenai kebocoran pipa gas di wilayah Babelan.
Namun, hingga saat laporan diterima, belum ditemukan indikasi kebakaran yang memerlukan tindakan pemadaman maupun evakuasi darurat. Petugas juga menyebutkan bahwa proses pemantauan terus dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim gabungan masih melakukan pemulihan serta pengawasan secara intensif di lokasi kejadian. Prioritas utama dalam penanganan insiden ini adalah menjaga keselamatan masyarakat sekitar dan seluruh personel yang terlibat dalam proses penanganan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
Produksi Getah Pinus Perhutani Bondowoso Tembus Target 100 Persen
21 Oktober 2026
19:28
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Tinjau Kantor Camat dan Puskesmas Idanotae, Soroti Kondisi Bangunan
21 Oktober 2026
19:11
Pendidikan & Teknologi
Felli, Bibit Muda Bulutangkis Jember yang Siap Menantang Persaingan Sirnas Bali
21 Oktober 2026
17:43
Hukum & Politik
Ipuk Ajak Advokat Peradan Perluas Akses Bantuan Hukum
21 Oktober 2026
17:37
Pendidikan & Teknologi
Perpatri NJ Jember Bidik Emas Forprov III Jatim, 12 Atlet Digenjot di JSG
21 Oktober 2026
16:30