Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Pemkab Nias Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah di Oou untuk Kendalikan Inflasi

Pewarta : Adil

05 Juni 2026

16:07

Sambutan Camat Oou sebelum GPM dimulai (foto : Adil)

NIAS SELATAN, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Oou, Jumat (5/6/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan dan mengendalikan inflasi daerah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Nias Selatan, Seksama Sarumaha, yang hadir mewakili Bupati Nias Selatan. Acara juga dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nias Selatan Aroziduhu Laia, jajaran pejabat Dinas Ketahanan Pangan, Camat Oou Ricaman Halawa, para kepala desa se-Kecamatan Oou, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Seksama Sarumaha mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

"Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan yang berkualitas, aman dikonsumsi, dan dijual dengan harga yang lebih murah sehingga dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nias Selatan, Aroziduhu Laia, menjelaskan sejumlah komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Menurut dia, seluruh komoditas yang dijual telah melalui proses seleksi kualitas dan ditawarkan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, beras dijual seharga Rp63.000 per zak dan minyak goreng Rp16.000 per liter. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar setempat dengan selisih berkisar Rp7.000 hingga Rp12.000 per zak beras dan Rp2.000 hingga Rp4.000 per liter minyak goreng.

Aroziduhu mengatakan Gerakan Pangan Murah tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah daerah dalam memantau kondisi pasokan dan perkembangan harga pangan di tingkat kecamatan.

"GPM merupakan salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah. Dengan menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga, termasuk di wilayah pelosok. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara bergilir di kecamatan lainnya," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Camat Oou Ricaman Halawa menyambut baik pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayahnya. Menurut dia, program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga sejumlah kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa program seperti ini memang dibutuhkan warga karena mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," katanya.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan daerah, mengendalikan inflasi, serta memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau. (*)

Tags : #PemkabNisel #GerakanPanganMurah #GPMNisel #TekanInflasi #KetahananPangan #NiasSelatan #PanganMurah #InflasiDaerah #OouNisel #EnewsIndo

Ikuti Kami :

Komentar