Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Prioritaskan Pemugaran Rumah Adat Hilinawalo Fau, Dorong Pelestarian Budaya Nias Selatan

Pewarta : Adil

05 Juni 2026

19:11

Ketua Sanggar Budaya Batu Salawa, Pujieli Buulolo (Foto : Adil)

NIAS SELATAN, enewsindo.co.id -  Pemerintah mulai memberikan perhatian terhadap pelestarian warisan budaya di Kabupaten Nias Selatan. Salah satu rumah adat bersejarah di Desa Hilinawalo Fau, Kecamatan Fanayama, yang telah berdiri selama ratusan tahun, masuk dalam daftar prioritas pemugaran.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian budaya sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal di Nias Selatan.

Desa Hilinawalo Fau selama ini dikenal sebagai salah satu desa wisata budaya yang masih mempertahankan tradisi dan peninggalan leluhur masyarakat Nias. Keberadaan rumah adat serta berbagai atraksi budaya menjadikan desa tersebut rutin dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.


Ketua Sanggar Budaya Batu Salawa, Pujieli Buulolo, menyambut baik rencana pemugaran rumah adat tersebut. Menurut dia, bangunan itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal tradisional, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Nias Selatan.

“Desa kami memiliki budaya yang sudah dikenal hingga tingkat internasional. Selain atraksi lompat batu, kami juga memiliki tari Fogaele dan wisata alam Sungai Sihugu-hugu yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat,” ujar Pujieli.

Ia menilai pemugaran rumah adat menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pujieli juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan dan pelestarian desa budaya tersebut. Menurutnya, kemajuan desa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta generasi muda.

“Kalau bukan kita yang membangun desa kita, siapa lagi? Mari kita kompak dan bergotong royong untuk menjaga serta mengembangkan potensi yang kita miliki,” katanya.

Dukungan terhadap rencana pemugaran juga datang dari berbagai pihak, termasuk kalangan masyarakat dan pemerhati budaya daerah. Mereka berharap perbaikan rumah adat dapat memperkuat citra Hilinawalo Fau sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Nias Selatan.

Selain menjaga nilai historis dan budaya, pemugaran rumah adat tersebut diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Dengan adanya perhatian pemerintah terhadap pelestarian aset budaya, masyarakat berharap rumah adat di Hilinawalo Fau dapat terus terjaga dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

Pemugaran ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembalikan kejayaan Hilinawalo Fau sebagai salah satu pusat budaya dan pariwisata unggulan di Kabupaten Nias Selatan. (*)

Tags : #Pemugaran #RumahAdat #Hilinawalo #PemkabNiasSelatan #Budaya #Pariwisata #enewsindo #PelestarianBudaya

Ikuti Kami :

Komentar