Detail Berita

Hukum & Politik

Krisis Air Bersih Meluas, Warga Bondowoso Bertahan dengan Sungai dan Bantuan Air

Pewarta : Redaksi

05 Juni 2026

23:29

Warga Bondowoso kesulitan air bersih akibat kekeringan 2026. (Foto: Istimewa)

BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Krisis air bersih masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan di sejumlah wilayah Kabupaten Bondowoso pada 2026. Kondisi ini paling terasa di Kecamatan Klabang, di mana warga masih kesulitan mendapatkan air layak untuk kebutuhan harian dan terpaksa memanfaatkan aliran sungai serta sumber air yang kualitasnya keruh.

Berdasarkan Surat Keputusan Siaga Darurat Kekeringan Tahun 2026, sedikitnya sembilan kecamatan di Bondowoso terdampak kekeringan. Kondisi tersebut meliputi 13 desa, 20 dusun, serta 1.784 kepala keluarga yang hingga kini masih merasakan dampak langsung dari musim kering berkepanjangan di wilayah tersebut.

 Kristianto selaku pihak terkait penanganan kekeringan menyampaikan bahwa kondisi ini sudah masuk status siaga darurat. Ia mengatakan, “sembilan kecamatan di Bondowoso terdampak kekeringan dengan ribuan kepala keluarga yang membutuhkan bantuan air bersih secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi di lapangan juga disampaikan oleh warga terdampak. Uciyani, warga Dusun Gadingan, Desa Blimbing, mengaku kesulitan air bersih sudah terjadi sekitar lima tahun terakhir setelah sebelumnya masih mengandalkan mata air setempat.

Hal senada juga disampaikan Suhartini, warga Desa Karanganyar. Ia menyebut masyarakat di wilayahnya telah lama bergantung pada distribusi bantuan air bersih karena sumber air yang ada tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga aktivitas rumah tangga kerap terganggu. (*)

Tags : #fyp #beritajember #krisis #infobondowo

Ikuti Kami :

Komentar