Detail Berita

Hukum & Politik

Prabowo Respons Kritik Pelemahan Rupiah, Sebut Ekonomi Indonesia Masih Stabil

Pewarta : Redaksi

18 Mei 2026

16:47

Presiden Prabowo Subianto saat peresmian Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, menanggapi kritik pelemahan rupiah dan menilai ekonomi nasional masih stabil. (Foto: Istimewa)

NGANJUK, enewsindo.co.id - Presiden Prabowo Subianto merespons kritik terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang disebut menyentuh level Rp 17.600 per dolar Amerika Serikat (AS).

Prabowo menilai kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Indonesia kerap disampaikan secara berlebihan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung narasi yang menyebut Indonesia berada dalam kondisi genting akibat tekanan ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

"Saya gak mengerti, sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, rupiah begini, dolar begini," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kondisi ekonomi masyarakat di lapangan masih berjalan normal, khususnya di wilayah pedesaan. Dia menyebut masyarakat desa tidak bergantung langsung pada dolar dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

"Rakyat di desa gak pakai dolar kok, pangan aman, energi aman, banyak negara panik, Indonesia masih oke," ujarnya.

Prabowo menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui penguatan sektor riil serta ketahanan pangan dan energi di tengah ketidakpastian global.

Selain itu, dia juga kembali menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang tetap mengedepankan prinsip bebas aktif dan menjaga hubungan baik dengan negara lain. (*)

Tags : #fyp #beritajember #rupiah #beritanasional

Ikuti Kami :

Komentar