Detail Berita
Pengguna Jalan Diduga Dikeroyok di Jalur Pantura Pasuruan, Delapan Pemuda Diamankan
Pewarta : Redaksi
18 Mei 2026
14:49
Delapan pemuda diamankan polisi usai diduga melakukan pengeroyokan terhadap pengguna jalan di Jalur Pantura Pasuruan. (Foto: Istimewa)
PASURUAN, enewsindo.co.id - Aksi pengeroyokan terhadap pengguna jalan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Peristiwa itu terjadi di Jalur Pantura Surabaya-Banyuwangi, tepatnya di Dusun Balongwatu, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 02.45 WIB.
Sejumlah pengendara yang melintas disebut panik setelah sekelompok pemuda diduga melakukan penyerangan secara tiba-tiba di tengah jalan. Akibat kejadian tersebut, dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri dari aksi pengeroyokan.
Kapolsek Beji Kompol Sukiyanto melalui Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Benar telah terjadi pengeroyokan terhadap pengguna jalan di wilayah hukum Polsek Beji,” kata Joko Suseno, Minggu.
Menurut dia, korban diduga dicegat oleh sekelompok orang tidak dikenal saat melintas di lokasi kejadian sebelum akhirnya diserang.
“Akibat kejadian tersebut, beberapa korban mengalami luka-luka karena terjatuh dari kendaraan saat berusaha menyelamatkan diri,” ujarnya.
Berdasarkan data kepolisian, dua korban yang mengalami luka diketahui berinisial RR dan R. Keduanya merupakan warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas Polsek Beji bersama tim gabungan Polres Pasuruan langsung bergerak melakukan penindakan dan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpul para pelaku.
Dari hasil operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan delapan pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap pengguna jalan itu.
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
“Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motif dan peran masing-masing terduga pelaku,” kata Joko Suseno.
Ia menambahkan, situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif setelah aparat melakukan patroli dan pengamanan di kawasan jalur Pantura Beji.
Peristiwa pengeroyokan tersebut sempat menjadi perhatian warga karena terjadi saat kondisi jalan relatif sepi pada dini hari.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintas pada malam hingga dini hari dan segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas di jalan raya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Polres Sampang Resmikan Jembatan Gantung Presisi Merah Putih di Tambengan
21 Mei 2026
02:08
Pendidikan & Teknologi
Bunda PAUD Nias Selatan Lepas Karnaval TKK Pembina Baluse Terpadu
20 Mei 2026
21:42
Hukum & Politik
Polisi Gagalkan Aksi Curanmor di Alfamart Gumukmas
20 Mei 2026
15:28
Hukum & Politik
Nasib 4.591 PPPK Paruh Waktu Nias Selatan Masih Menggantung, Tunggu Keputusan Tiga Kementerian
20 Mei 2026
15:23
Hukum & Politik
Sengketa Tanah Labuan Bajo Memanas, PTUN Kupang Nyatakan SHM Tumpang Tindih Batal Demi Hukum
20 Mei 2026
15:11