Detail Berita

Hukum & Politik

Kecelakaan Maut Dua Truk di Situbondo Renggut Nyawa Balita

Pewarta : Redaksi

18 Mei 2026

15:00

Kondisi truk diesel ringsek parah usai menabrak truk Fuso di jalur Pantura Situbondo, Minggu (17/5/2026). (Foto: Istimewa)

SITUBONDO, enewsindo.co.id - Kecelakaan maut melibatkan dua truk bermuatan berat terjadi di jalur Pantura Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Minggu (17/5/2026) sore. Seorang balita berusia lima tahun meninggal dunia setelah terjepit di bagian depan kabin truk.

Peristiwa itu bermula saat dua kendaraan melaju searah dari Surabaya menuju Banyuwangi. Saat tiba di lokasi kejadian, truk diesel menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya.

Benturan keras membuat bagian depan truk diesel mengalami kerusakan cukup parah. Seorang balita yang berada di samping pengemudi terjepit di area dasbor kabin.

Petugas bersama warga sekitar sempat melakukan evakuasi terhadap korban sebelum dibawa ke rumah sakit. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi truk diesel yang mengalami kelelahan hingga mengantuk saat berkendara.

“Hasil penyelidikan awal, diduga karena kelalaian pengemudi truk,” kata Hariyanto, Minggu.

Ia menambahkan, korban meninggal merupakan penumpang truk bernomor polisi DK 8824 TD.

“Korban meninggal merupakan seorang balita berusia 5 tahun, yang merupakan penumpang truk DK 8824 TD. Ia meninggal dunia akibat terjepit di dasbor,” ujarnya.

Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena kondisi kabin kendaraan ringsek akibat benturan keras. Petugas gabungan mengalami kesulitan saat berupaya mengeluarkan korban dari dalam kendaraan.

Polisi telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, aparat masih mendalami penyebab pasti kecelakaan maut di jalur nasional tersebut. (*)

Tags : #fyp #beritajember #kecelakaan #indositubondo

Ikuti Kami :

Komentar