Detail Berita
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Mandangin yang Jatuh dari Kapal Ditemukan Meninggal
Pewarta : Ahmad
18 Mei 2026
20:23
Pencarian Korban Lompat Kapal berhasil, Jumail di temukan (Foto : Ahmad)
SAMPANG, enewsindo.co.id - Operasi pencarian terhadap Jumail, 57, nelayan asal Dusun Tengah, Desa Mandangin, Kecamatan Sampang, akhirnya membuahkan hasil. Korban yang sebelumnya dilaporkan jatuh dari kapal di wilayah perairan Pulau Mandangin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin siang (18/5/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 12.45 WIB di kawasan Sungai Majungan, Kecamatan Sreseh. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 14 kilometer dari titik awal kejadian kecelakaan laut (LKK).
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin mengatakan, sebelum korban ditemukan, Tim SAR Gabungan menerima laporan dari seorang pemancing yang melihat sesosok jenazah mengapung di sekitar aliran Sungai Majungan.
“Pada pukul 12.00 WIB kami menerima informasi dari pemancing terkait adanya penemuan jenazah di daerah Sungai Majungan, Kecamatan Sreseh. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi,” ujarnya.
Setelah dilakukan proses identifikasi dan evakuasi, korban dipastikan merupakan Jumail yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Pulau Mandangin.
“Korban berhasil dievakuasi pada pukul 12.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Kabupaten Sampang untuk penanganan lebih lanjut,” terangnya.
Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur SAR gabungan diterjunkan, di antaranya BPBD Sampang, Sat Polairud Polres Sampang, Basarnas Pos SAR Sumenep, TNI AL, AGISENA BPBD Jawa Timur, hingga PMI Sampang.
Tim gabungan juga mengerahkan dua unit perahu karet milik BPBD Sampang dan Basarnas untuk mempercepat penyisiran di wilayah perairan dan pesisir.
Menurut Hosin, kondisi cuaca yang cerah selama proses pencarian cukup membantu tim dalam melakukan penyisiran di area laut.
“Cuaca cerah sangat membantu proses pencarian sehingga tim dapat melakukan penyisiran secara maksimal di sekitar lokasi kejadian hingga pesisir,” katanya.
Setelah korban berhasil ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung menggelar debriefing pada pukul 13.30 WIB dan operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.
“Operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” pungkasnya.
Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur SAR gabungan diterjunkan, di antaranya BPBD Sampang, Sat Polairud Polres Sampang, Basarnas Pos SAR Sumenep, TNI AL, AGISENA BPBD Jawa Timur, hingga PMI Sampang.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
SIMPEGNAS Jadi Alat Ukur Disiplin ASN Nias Selatan "Stop Titip Absen"
18 Agustus 2026
20:06
Hukum & Politik
Merah Putih Berkibar di Kebun Glantangan, Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Upacara
18 Agustus 2026
19:36
Hukum & Politik
Merah Putih Diturunkan, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar di Nias Selatan
18 Agustus 2026
14:13
Hukum & Politik
Tujuh Tahun Bougenville, Warga Jember Rayakan Kemerdekaan dengan Jalan Sehat hingga Panggung Seni
18 Agustus 2026
08:34
Hukum & Politik
Armada Bertambah, Satpol PP Jember Perkuat Operasi Gempur Rokok Ilegal
18 Agustus 2026
08:24