Detail Berita
Zulhas Janjikan Kepastian Harga Ikan Nelayan lewat Program MBG di Banyuwangi
Pewarta : Hakim Said
14 Mei 2026
18:38
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan berdialog dengan nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih, Kelurahan Lateng, Banyuwangi (Foto : Hakim Said)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyiapkan skema penyerapan hasil tangkapan nelayan untuk memberikan kepastian harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Skema tersebut akan dilakukan melalui penyerapan hasil laut oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan saat bertemu sekitar 120 nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Kamis (14/5/2026). Dalam kegiatan itu, ia didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.
“Nelayan nanti harus punya kepastian keuntungan. Jangan sampai capek melaut, setelah sampai di darat harga ikan tidak jelas,” kata Zulkifli Hasan.
Menurut dia, pemerintah tengah menyiapkan ekosistem pendukung seperti cold storage, pabrik es, hingga koperasi di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi tawar nelayan, terutama saat hasil tangkapan melimpah dan harga ikan turun di pasaran.
“Kalau ikan tidak langsung dijual, bisa disimpan dulu. Jadi nelayan tidak dipaksa menjual dengan harga murah,” ujarnya.
Zulkifli Hasan menjelaskan, apabila hasil tangkapan belum terserap pasar, maka ikan dapat dibeli oleh SPPG untuk memenuhi kebutuhan program MBG.
“Nanti kalau ikan nelayan banyak dan harga turun, bisa disimpan dulu. Kalau belum terbeli juga, SPPG yang akan membeli,” katanya.
Ia menilai pola tersebut serupa dengan kebijakan pemerintah terhadap komoditas gabah yang kini memiliki harga acuan di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Pemerintah, lanjut dia, ingin memastikan nelayan dan petani memperoleh perlindungan harga sehingga memiliki kepastian pendapatan.
Sementara itu, Ketua KUB Nelayan Sumber Laut Lateng menyambut baik rencana pemerintah tersebut.
Menurut dia, selama ini nelayan sering menghadapi anjloknya harga ikan saat musim tangkapan melimpah karena lemahnya posisi tawar terhadap pengepul.
“Kalau memang ada standar harga dan hasil tangkapan bisa diserap SPPG, tentu sangat membantu nelayan,” ujarnya.
Selain berharap adanya kepastian harga, nelayan juga meminta dukungan fasilitas penunjang seperti SPBU khusus nelayan untuk mendukung operasional melaut. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Bea Cukai Jember Gempur Rokok Ilegal, 126.740 Batang Diamankan dalam Tiga Bulan
28 September 2026
12:03
Hukum & Politik
Kapolres Nias Selatan Ajak Warga Gotong Royong Benahi Jembatan Demba
26 September 2026
12:46
Hukum & Politik
Pemkab Jember Minta SD-SMP Aktifkan Palang Merah Remaja
26 September 2026
11:56
Hukum & Politik
Polantas Bertransformasi, Layanan Tilang hingga SIM Kini Makin Digital
25 September 2026
23:02
Hukum & Politik
Kasus ISPA Jember Alami Peningkatan, Dispendik Imbau Siswa Maskeran
25 September 2026
17:43