Detail Berita
Suasana Damai Iringi Kedatangan Biksu Tudong di Banyuwangi
Pewarta : Redaksi
11 Mei 2026
16:03
Puluhan biksu Tudong Waisak tiba di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Senin 11 mei 2026 (foto: istimewa)
BANYUWANGI enewsindo.co.id - Suasana Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tampak berbeda pada Senin (11/5/2026) pagi. Sebanyak 53 biksu dari Thailand, Laos, Malaysia, dan Indonesia tiba di Banyuwangi dalam rangka kegiatan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau Tudong Waisak. Kedatangan para biksu disambut hangat oleh umat Buddha dan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi di area pelabuhan.
Rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB setelah menyeberang dari Bali. Para biksu kemudian melanjutkan perjalanan menuju wilayah Rogojampi menggunakan kendaraan sebelum meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Vihara Jaya Manggala, Desa Yosomulyo. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang menuju Candi Borobudur dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak.
Koordinator Penerima Bhiku Vihara Candi Manggala, Agus Suyanto, mengatakan kehadiran para biksu bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membawa pesan perdamaian dan toleransi bagi masyarakat.
“Perjalanan ini bukan sekadar jalan kaki, tetapi menjadi simbol penyebaran cinta kasih, kedamaian, dan toleransi antarumat beragama. Kami berharap masyarakat Banyuwangi bisa ikut merasakan semangat damai dari kegiatan ini,” ujar Agus Suyanto.
Ia menambahkan, para biksu dijadwalkan bermalam di Vihara Jaya Manggala sebelum melanjutkan tradisi Pindapata pada Selasa pagi. Tradisi tersebut dilakukan dengan berjalan kaki sambil menerima dana makanan dari umat Buddha di sepanjang perjalanan. Sementara itu, salah satu warga yang ikut menyambut kedatangan rombongan mengaku terharu melihat semangat para biksu yang menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki.
“Jarang sekali ada kegiatan seperti ini di Banyuwangi. Suasananya sangat damai dan masyarakat juga antusias menyambut mereka,” ungkap Rudi, warga Ketapang.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak kepolisian melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah jalur yang akan dilalui rombongan. Indonesia Walk for Peace 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat nilai toleransi dan persaudaraan di tengah masyarakat Banyuwangi. Dikutip dari https://www.bintangtenggara.net
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Dulu Diburu, Kini Dijaga : Penyu di Nias Selatan Butuh Perlindungan Serius
25 Juni 2026
15:51
Hukum & Politik
Kemenag dan Baznas Bondowoso Santuni 250 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
25 Juni 2026
15:40
Hukum & Politik
PERADI Bondowoso Gandeng Unibo, Buka Pendidikan Profesi Advokat Tahun 2026
25 Juni 2026
15:16
Hukum & Politik
Bupati Ipuk Ajak LDII Perkuat Harmoni Sosial dan Pembinaan Generasi Muda di Banyuwangi
25 Juni 2026
11:59
Hukum & Politik
Bupati Ipuk Jadi Sasaran Perdana Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat ke BPS
25 Juni 2026
11:01