Detail Berita
Lansia Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Bondowoso, Diduga Akibat Penyakit Jantung
Pewarta : Redaksi
04 Mei 2026
14:37
Lokasi penemuan lansia meninggal di saluran irigasi, Pada Minggu 3 Mei 2026 (foto: istimewa)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Warga Kelurahan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria lanjut usia di saluran irigasi pada Minggu (3/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa oleh warga yang hendak beraktivitas di area persawahan.
Korban diketahui bernama Sunarto, 74, warga setempat yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Danu, 45, yang saat itu hendak menuju lahan pertaniannya untuk melakukan pengecekan rutin. Namun, sesampainya di area saluran irigasi, ia justru menemukan sesuatu yang mencurigakan.
“Saya awalnya kira itu orang yang sedang istirahat atau jatuh biasa, tetapi setelah saya dekati ternyata sudah tidak bergerak sama sekali,” ujar Danu saat dimintai keterangan.
Melihat kondisi tersebut, Danu mengaku panik dan segera memanggil warga lain yang berada tidak jauh dari lokasi. Sejumlah warga kemudian berkumpul untuk memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Tidak lama setelah laporan diterima, aparat dari Polres Bondowoso bersama tim identifikasi (Inafis) langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban serta situasi di sekitar lokasi penemuan.
Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di dalam saluran irigasi.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan seorang warga dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan tertelungkup di saluran irigasi oleh warga setempat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bobby menyampaikan bahwa tim Inafis yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.
“Tim Inafis kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban,” imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau luka mencurigakan pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh tindakan kriminal.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga menggali keterangan dari keluarga korban. Dari informasi yang diperoleh, Sunarto diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
“Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Hal ini diduga kuat menjadi penyebab korban meninggal dunia,” ungkap Bobby.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Keluarga korban juga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya yang memiliki anggota keluarga lanjut usia dengan riwayat penyakit serius, agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Hingga kini, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif setelah proses evakuasi selesai dilakukan.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Bukan Sekadar Pendataan, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Peta Jalan Ekonomi Banyuwangi
18 Juni 2026
17:50
Pendidikan & Teknologi
Bupati Banyuwangi Ipuk Larang Sekolah Negeri Tarik Pungutan saat PPDB
18 Juni 2026
17:40
Hukum & Politik
PKB Minta PDIP Tegaskan Sikap: Oposi Ya Oposi , Jangan Abu-Abu
18 Juni 2026
17:01
Ekonomi & Bisnis
PTPN I Regional 5 Kebun Kalibakar Pancusari Gelar Workshop Kuasai Strategi Publikasi Perusahaan
18 Juni 2026
14:45
Hukum & Politik
Pemkab Nias Selatan Gelar Bimtek SIPD BMD, Benahi Pengelolaan Aset Daerah
18 Juni 2026
14:03