Detail Berita

Hukum & Politik

Jember Hadapi Kemiskinan Ekstrem, Pendidikan Jadi Solusi Utama

Pewarta : Evelyne

02 Mei 2026

22:15

Bupati Jember Muhammad Fawait saat membuka talkshow Pendidikan Berbasis Cinta Anak di Pendopo Wahyawibawagraha (foto : Evelyne)

JEMBER, enewsindo.co.id - Bupati Jember Muhammad Fawait menempatkan sektor pendidikan sebagai jalan utama untuk menekan kemiskinan, terutama dalam jangka panjang. Hal itu ia sampaikan dalam talkshow bertema Pendidikan Berbasis Cinta Anak di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu, (2/5/2026).

“Kalau ingin mengatasi kemiskinan secara berkelanjutan, maka jalan utamanya adalah pendidikan,” kata Fawait.

Menurut dia, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga dukungan keluarga dan peran guru. Ia menilai guru tidak cukup hanya berfungsi saat proses belajar mengajar di kelas, melainkan juga menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kadang guru hanya fokus di kelas, padahal di luar kelas pun tetap menjadi teladan. Anak-anak melihat bagaimana perilaku gurunya,” ujarnya.

Fawait juga menekankan pentingnya pendidikan karakter. Ia menyebut ukuran seseorang berilmu bukan hanya dari pengetahuan, tetapi juga dari akhlaknya.

“Karakter dan akhlak adalah pendidikan paling dasar. Orang berilmu cirinya akhlaknya baik,” kata dia.

Ia menambahkan, Kabupaten Jember masih menghadapi persoalan kemiskinan ekstrem yang membutuhkan penanganan serius. Karena itu, ia meyakini pendidikan dapat menjadi solusi strategis untuk menurunkan angka kemiskinan.

“Lewat jalur pendidikan, saya yakin kemiskinan akan turun,” ujarnya.

Selain itu, Fawait mendorong keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan anak. Ia menilai waktu anak di rumah lebih banyak dibandingkan di sekolah, sehingga peran orang tua menjadi faktor penentu.

“Di sekolah anak hanya beberapa jam. Ketika pulang, gurunya adalah orang tua dan keluarga,” kata dia.

Ia meminta kepala sekolah menyampaikan pesan tersebut kepada tenaga pendidik sekaligus merancang program yang mampu memperkuat peran keluarga dalam pendidikan.

“Guru di dalam maupun di luar kelas harus menjadi teladan, dan keluarga juga harus hadir dalam proses pendidikan anak,” ujarnya. (*)

Tags : #Hardiknas2026 #Jember #PendidikanAnak #CintaAnak #PendidikanKarakter #LawanKemiskinan #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar