Detail Berita
Tak Kunjung di Perbaiki, Warga dan Pengusaha Tebu Kompak Perbaiki Jalan Tlogosari
Pewarta : Redaksi
30 April 2026
16:12
Warga bersama pengusaha tebu di Kecamatan Tlogosari, Bondowoso, menggelar musyawarah swadaya untuk perbaikan jalan (Foto: Istimewa)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Puluhan warga bersama sejumlah pengusaha tebu berkumpul di Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, Selasa (29/4/2026), untuk membahas rencana perbaikan jalan secara swadaya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Forkopimca setempat sebagai bentuk pendampingan dalam upaya mencari solusi atas kondisi infrastruktur yang sudah lama dikeluhkan masyarakat di wilayah tersebut.
Agenda pertemuan ini merupakan kelanjutan dari inisiatif warga di tiga desa, yakni Sulek, Trotosari, dan Gunosari, yang sebelumnya telah lebih dulu melakukan perbaikan jalan secara mandiri.
Warga mendorong adanya keterlibatan pihak lain, khususnya pengusaha tebu yang setiap hari melintas di jalur tersebut, agar ikut berkontribusi dalam perbaikan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Kepala Desa Trotosari, Bramono Eko Putra, menjelaskan bahwa upaya swadaya sudah dilakukan sejak Maret lalu di beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan. Menurutnya, jalan tersebut sudah bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan dari pemerintah daerah meski berstatus jalan kabupaten.
“Sejak bulan tiga (Maret, red) kemarin sudah diperbaiki, dari Sulek bawah sampai Sulek atas,” ujarnya.
Ia menambahkan, panjang ruas jalan yang menghubungkan tiga desa tersebut mencapai kurang dari tiga kilometer dengan tingkat kerusakan yang sudah terjadi hampir 10 tahun. Kondisi itu semakin parah akibat aktivitas kendaraan berat, terutama truk pengangkut tebu saat musim panen.
“Masuk jalan kabupaten. Kalau diajukan itu sering, tapi mungkin dari Kabupaten belum ada anggarannya,” imbuhnya.
Dalam forum tersebut, disepakati bahwa setiap pengusaha tebu akan dikenakan kontribusi sebesar Rp500 ribu per hektar lahan tebu yang dimiliki. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk perbaikan jalan dengan pengelolaan oleh panitia khusus yang dibentuk bersama.
Perwakilan pengusaha tebu, Mistari, menyatakan tidak keberatan dengan kesepakatan tersebut. Ia menilai perbaikan jalan justru akan memberikan dampak positif bagi semua pihak, terutama kelancaran distribusi hasil panen.
“Kalau aksesnya mudah, akhirnya kan semua lebih enak,” Pungkasnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
SPMB Banyuwangi Disorot, Cabdindik: Kami Tak Punya Kewenangan
30 Juli 2026
21:57
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Jadikan Hasil Uji Struktur Istana Rakyat Dasar Pengambilan Keputusan
30 Juli 2026
17:31
Ekonomi & Bisnis
Teh Rancabali PTPN I Dilirik Media Amerika, Kisah Perkebunan Indonesia Siap Mendunia
30 Juli 2026
17:25
Ekonomi & Bisnis
PT Mitratani Dua Tujuh Rayakan HUT Ke-31, Perkuat Fondasi dan Inovasi Menuju Agroindustri Berdaya Saing
30 Juli 2026
17:02
Hukum & Politik
Home Care Jember Wujudkan Asta Cita Prabowo, Gus Fawait : Layanan Kesehatan Harus Hadir hingga Rumah Warga
30 Juli 2026
00:20